Fakta Mencengangkan, Mertua-Menantu Perempuan Terjerat Jaringan Sabu Lapas

 

SEMARANG, semarangsatu.com – Relasi keluarga kembali terseret dalam pusaran kasus narkotika di Kota Semarang. Ibu mertua dan menantu kompak menjadi bagian dari jaringan penyelundupan sabu ke Lapas Kedungpane.

Kasus ini dibongkar Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah setelah menerima laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di sekitar lapas. Penyelidikan kemudian mengarah pada penangkapan AP di area parkiran.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sabu yang disembunyikan di telapak kaki serta tujuh butir ekstasi. AP mengaku hanya berperan sebagai kurir yang diperintah ANF, ibu mertuanya, dengan bayaran Rp1,5 juta.

Pengembangan kasus membawa polisi mengamankan ANF yang berperan sebagai penghubung jaringan luar dan dalam lapas.

Direktur Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah menilai modus yang digunakan cukup tersembunyi untuk menghindari pemeriksaan petugas.

“Kasus ini terungkap berkat informasi masyarakat yang kemudian kami tindak lanjuti dengan penyelidikan. Modus yang digunakan cukup rapi, di mana pelaku menyembunyikan narkotika di bagian tubuh untuk menghindari pemeriksaan.”

Ia juga mengungkap peran penting ANF dalam jaringan tersebut.

“Pelaku kedua berperan sebagai pengendali sekaligus penghubung dengan jaringan di dalam lapas. Ia menerima imbalan yang dijanjikan sebesar Rp 7,5 juta, yang sebagian telah diterima. Saat ini kami masih terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan yang lebih luas.”

Kabid Humas Polda Jawa Tengah kembali mengingatkan masyarakat.

“Peredaran narkoba saat ini tidak mengenal latar belakang, bahkan melibatkan relasi keluarga. Ini menjadi pengingat bagi kita semua agar tidak mudah tergiur iming-iming keuntungan sesaat.”

 

 

 

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *