Baru Dicor Kok Digaris? Ini Fungsi Guratan di Jalan TMMD Desa Puro

Baru Dicor Kok Digaris? Ini Fungsi Guratan di Jalan TMMD Desa Puro (Foto: Ist)

SRAGEN, SemarangSatu.com — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen masih terus berlangsung di Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, Sabtu (9/5/2026). Salah satu sasaran fisik utama yang kini dikebut adalah pengecoran jalan desa untuk mendukung mobilitas masyarakat.

Di tengah proses pengerjaan, muncul pemandangan menarik yang membuat sebagian warga penasaran. Jalan beton yang sudah dicor halus justru kembali diberi garis-garis oleh anggota Satgas TMMD menggunakan alat khusus saat permukaan beton masih basah.

Aktivitas tersebut dilakukan personel Satgas TMMD sebagai bagian penting dari tahap finishing pengecoran jalan. Proses itu bertujuan agar permukaan jalan tidak terlalu licin ketika dilalui kendaraan maupun warga, terutama saat musim hujan.

Pengerjaan penggarisan jalan dilakukan secara teliti oleh anggota Satgas TMMD, salah satunya Sertu Sunardi. Setelah beton diratakan, permukaan jalan kemudian dibuat bergaris agar teksturnya lebih aman dan memiliki daya cengkeram yang baik.

Batuud Koramil 02/Karangmalang Pelda Budi menjelaskan bahwa teknik penggarisan jalan merupakan standar penting dalam proses pengecoran jalan beton.

“Menggaris jalan seperti yang dilakukan Sertu Sunardi ini biasanya dilakukan saat beton masih basah untuk menciptakan finishing permukaan jalan supaya jalan tidak menjadi licin bila dilewati,” ujar Pelda Budi.

Menurutnya, permukaan jalan yang terlalu halus berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor ketika kondisi hujan atau basah. Karena itu, jalan perlu diberi tekstur garis agar lebih aman digunakan masyarakat.

Selain penggarisan, proses pengerjaan jalan juga meliputi pemerataan dan pemadatan beton agar hasil cor benar-benar kuat dan tahan lama. Seluruh tahapan dilakukan secara gotong royong antara personel TNI, Polri, dan warga setempat.

Di lokasi pengecoran, mesin molen terus bekerja mencampur material beton untuk mempercepat proses pembangunan jalan. Warga pun tampak antusias membantu pengerjaan demi mempercepat selesainya sasaran fisik TMMD.

Program pengecoran jalan tersebut menjadi salah satu proyek penting dalam TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen karena jalur itu merupakan akses utama masyarakat menuju area persawahan dan permukiman warga.

Dengan kondisi jalan yang lebih baik, diharapkan mobilitas masyarakat semakin lancar dan aktivitas ekonomi desa ikut meningkat. Jalan beton tersebut juga diyakini dapat mempermudah distribusi hasil pertanian warga Desa Puro.

Selain sasaran fisik berupa pembangunan jalan, TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen juga melaksanakan berbagai kegiatan nonfisik seperti penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan, hingga edukasi sosial bagi masyarakat.

Melalui sinergi antara TNI dan warga, program TMMD diharapkan mampu mempercepat pembangunan desa sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah Kabupaten Sragen.

 

 

 

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *