MELAKA, SemarangSatu.com — Universitas Telogorejo Semarang terus memperluas langkah internasionalisasi dengan menjalin kerja sama bersama sejumlah perguruan tinggi di Malaysia pada 10–13 Mei 2026.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Universitas Telogorejo Semarang dalam memperkuat jejaring akademik internasional sekaligus membuka peluang kolaborasi pendidikan lintas negara.
Dalam kegiatan itu, Universitas Telogorejo resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan INTI International University.
Selain itu, Universitas Telogorejo Semarang juga melakukan penjajakan kerja sama dengan Universiti Teknikal Malaysia Melaka dan Universiti Utara Malaysia.
Kegiatan tersebut diprakarsai oleh Prof. Usep Suhud bersama tim Academic Mobility yang terdiri atas Fismayatni Cholifah dan Rissa Hanny.
Dari pihak Universitas Telogorejo Semarang, kegiatan internasional itu dihadiri langsung oleh Rektor Dr. Swanny Trikajanti Widyaatmadja serta Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, Kerja Sama, dan Bisnis Dr. Nana Noviada Kwartawaty.
Kerja sama internasional tersebut difokuskan pada penguatan Tridarma Perguruan Tinggi yang mencakup bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Selain penguatan akademik, kerja sama juga diarahkan pada berbagai program strategis seperti pertukaran mahasiswa, pertukaran dosen, student mobility, kolaborasi program akademik, hingga joint publication and research activities.
Rektor Universitas Telogorejo, Dr. Swanny Trikajanti Widyaatmadja, menegaskan bahwa kolaborasi internasional menjadi langkah penting dalam meningkatkan daya saing perguruan tinggi di era globalisasi pendidikan.
“Melalui kerja sama ini, Universitas Telogorejo berkomitmen untuk memperkuat jejaring akademik internasional, membuka peluang kolaborasi pendidikan dan penelitian, serta meningkatkan kualitas lulusan agar mampu bersaing di tingkat global,” ujarnya.
Menurutnya, internasionalisasi kampus tidak hanya sebatas penandatanganan kerja sama, tetapi juga harus diwujudkan melalui program nyata yang memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa dan dosen.
Sementara itu, Dr. Nana Noviada Kwartawaty mengatakan kerja sama lintas negara menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan akademik yang terbuka, inovatif, dan kolaboratif.
“Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata, baik bagi dosen, mahasiswa, maupun institusi. Melalui program pertukaran dosen, pertukaran mahasiswa, kolaborasi riset, dan publikasi bersama, Universitas Telogorejo dapat semakin memperkuat kontribusinya dalam pengembangan pendidikan tinggi,” ungkapnya.
Melalui langkah tersebut, Universitas Telogorejo Semarang berharap hubungan kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi di Malaysia dapat terus berkembang dan diwujudkan dalam program-program akademik berkelanjutan.
Kolaborasi internasional itu juga diharapkan mampu memperkuat kualitas pendidikan tinggi Indonesia sekaligus membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman akademik di tingkat global.




