Pengusaha Bengkel Motor Binaan Yayasan AHM Dibekali Kepemimpinan dan Digitalisasi

Pengusaha Bengkel Motor Binaan Yayasan AHM Dibekali Kepemimpinan dan Digitalisasi (Foto: Ist)

 

Yayasan AHM Latih Pengusaha Bengkel Motor, Tingkatkan Kompetensi Wirausaha Muda

SEMARANG, SemarangSatu.com– Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM) terus memperkuat kualitas pengusaha bengkel motor binaannya melalui pelatihan Astra Honda Youthpreneurship Program (AHYPP) di Bandar Lampung pada 25–26 Juni 2026. Program ini menjadi langkah nyata untuk meningkatkan daya saing usaha bengkel sekaligus mencetak wirausaha muda yang mampu berkembang secara mandiri.

Pelatihan bertema “Tingkatkan Kapasitas, Menuju Bengkel Berkualitas” tersebut diikuti 18 pemilik bengkel binaan yang berasal dari Riau, Bengkulu, Lampung, Banten, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, hingga Kalimantan Selatan.

Peserta memperoleh pembekalan mengenai kepemimpinan, komunikasi bisnis, digitalisasi, strategi pemasaran, hingga pengelolaan usaha yang kini menjadi faktor penting dalam memenangkan persaingan industri bengkel motor.

Selain materi di dalam kelas, Yayasan AHM juga menghadirkan sesi Selling & Survival Challenge untuk melatih kemampuan komunikasi, kreativitas, kerja sama tim, serta keterampilan menjual layanan secara langsung kepada pelanggan.

Para peserta juga melakukan kunjungan ke Bengkel Arizal Service di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, guna mempelajari praktik terbaik dalam mengelola usaha, meningkatkan kualitas pelayanan, dan mengembangkan bisnis secara berkelanjutan.

Ketua Yayasan AHM Ahmad Muhibbuddin mengatakan kemampuan teknis saja tidak lagi cukup untuk membangun usaha bengkel yang mampu bertahan dan berkembang.

“Program ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia dan pemberdayaan masyarakat. Kami ingin para generasi muda pemilik bengkel binaan tidak hanya menjadi mekanik yang andal, tetapi juga menjadi wirausaha yang mampu memimpin tim, memiliki kemampuan komunikasi yang baik, memberikan layanan terbaik kepada pelanggan, serta mengembangkan usahanya secara mandiri,” ujar Muhibbuddin.

Menurutnya, kemampuan memimpin tim, membangun hubungan dengan pelanggan, serta mengelola bisnis secara profesional menjadi modal penting bagi pengusaha bengkel motor menghadapi perkembangan industri otomotif.

Melalui pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, Yayasan AHM berharap bengkel-bengkel binaan mampu meningkatkan kualitas layanan, memperluas pasar, sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat di sekitarnya.

 

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *