KAI Daop 4 Beberkan Kronologi Pelajar SD Tewas Ditabrak Kereta di Semarang

KAI Daop 4 Beberkan Kronologi Pelajar SD Tewas Ditabrak Kereta di Semarang (Foto: Ist)

KAI Daop 4 Semarang Ungkap Kronologi Kecelakaan yang Tewaskan Pelajar SD di Perlintasan Kereta

SEMARANG, SemarangSatu.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang membeberkan kronologi kecelakaan di perlintasan sebidang Jalan Kokrosono, Kota Semarang, yang menewaskan seorang pelajar sekolah dasar pada Senin (20/7/2026) pagi. Dalam peristiwa itu, masinis disebut telah memberikan peringatan dengan membunyikan klakson lokomotif secara berulang sebelum tabrakan terjadi.

Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan kecelakaan melibatkan KA 2527 KA Barang Petikemas Cargo relasi Stasiun Kampung Bandan, Jakarta, menuju Stasiun Kalimas, Surabaya, dengan sebuah sepeda motor di perlintasan sebidang Nomor 5 Kilometer 1+5/6, petak jalan antara Stasiun Jerakah dan Stasiun Semarang Poncol.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 06.50 WIB saat kereta barang melintas dari arah barat menuju timur.

Menurut Luqman, berdasarkan keterangan masinis, prosedur keselamatan telah dijalankan sebelum kereta memasuki lokasi perlintasan.

“Berdasarkan keterangan masinis, sebelum kejadian temperan, masinis sudah membunyikan semboyan klakson lokomotif berulang-ulang sebagai tanda peringatan kepada pengendara jalan raya supaya minggir dari jalur KA,” kata Luqman.

Akibat benturan tersebut, perjalanan KA 2527 sempat dihentikan sementara melalui prosedur Berhenti Luar Biasa (BLB) di Stasiun Semarang Poncol pada pukul 06.54 WIB untuk memastikan kondisi rangkaian kereta tetap aman.

Pemeriksaan kemudian dilakukan oleh Awak Sarana Perkeretaapian (ASP). Setelah seluruh sarana dinyatakan dalam kondisi aman dan tidak mengalami gangguan operasional, kereta kembali diberangkatkan pada pukul 06.56 WIB untuk melanjutkan perjalanan menuju Surabaya.

Luqman menyampaikan keprihatinan atas kecelakaan yang mengakibatkan seorang pelajar SD meninggal dunia serta dua korban lainnya mengalami luka-luka.

“PT KAI Daop 4 Semarang turut prihatin dan menyayangkan atas kejadian tersebut,” ujarnya.

KAI Daop 4 Semarang kembali mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat melintasi perlintasan sebidang. Pengguna jalan diminta berhenti ketika sirene berbunyi, mematuhi arahan petugas, dan memastikan tidak ada kereta yang akan melintas sebelum menyeberangi rel.

Menurut Luqman, disiplin berlalu lintas di perlintasan kereta api menjadi faktor penting dalam mencegah terjadinya kecelakaan.

“Keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan merupakan tanggung jawab bersama,” tegasnya.

KAI Daop 4 berharap peristiwa tragis tersebut menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan untuk tidak memaksakan melintas ketika sinyal peringatan telah aktif maupun saat palang perlintasan mulai ditutup.

 

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *