JAKARTA, SemarangSatu.com – Masyarakat pengguna sepeda motor Honda di Kota Duri dan wilayah sekitarnya kini memiliki akses yang lebih mudah untuk mendapatkan layanan servis resmi. PT Astra Honda Motor (AHM) bersama Main Dealer Capella Dinamik Nusantara Riau meresmikan Pos AHASS Teaching Factory (TEFA) di SMK Negeri 3 Mandau, Kabupaten Bengkalis, sebagai bagian dari penguatan layanan purna jual sekaligus pengembangan pendidikan vokasi.
Kehadiran Pos AHASS TEFA tidak hanya menjadi sarana pembelajaran bagi siswa, tetapi juga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Konsumen kini dapat menikmati berbagai layanan perawatan sepeda motor Honda tanpa harus menempuh perjalanan jauh menuju bengkel resmi yang berada di pusat kota.
Pos AHASS TEFA SMKN 3 Mandau menjadi fasilitas pertama di Provinsi Riau yang menggabungkan fungsi pendidikan vokasi dengan layanan purna jual Honda berstandar AHASS.
Bagi masyarakat Duri dan kawasan sekitarnya, kehadiran fasilitas tersebut menghadirkan kemudahan karena layanan resmi Honda kini dapat dijangkau dalam radius sekitar 20 kilometer.
Berbagai layanan yang tersedia meliputi servis berkala, penggantian oli, pemeriksaan kendaraan, hingga penyediaan suku cadang asli Honda Genuine Parts (HGP).
Untuk mendukung operasional layanan, Pos AHASS TEFA dilengkapi tiga pit kerja yang mampu menangani hingga 12 unit sepeda motor Honda setiap hari.
Meski melibatkan siswa dalam proses pengerjaan, kualitas layanan tetap menjadi prioritas utama. Seluruh pekerjaan dilakukan oleh siswa yang telah lulus Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Astra Honda dan berada di bawah pengawasan langsung teknisi profesional dari AHASS Capella Service Center Duri.
Skema tersebut memastikan setiap pekerjaan dilakukan sesuai standar pelayanan dan kualitas yang berlaku di jaringan bengkel resmi Honda.
Selain area servis, Pos AHASS TEFA juga dilengkapi fasilitas pendukung yang dirancang untuk memberikan kenyamanan bagi konsumen.
Pengunjung dapat berkonsultasi dengan petugas di area front desk terkait kondisi kendaraan maupun kebutuhan perawatan yang diperlukan.
Sementara itu, ruang tunggu yang tersedia memungkinkan konsumen menunggu proses servis dengan lebih nyaman.
General Manager Corporate Communication AHM, Ahmad Muhibbuddin, mengatakan kehadiran Pos AHASS TEFA di Duri diharapkan memberikan manfaat yang lebih luas, baik bagi dunia pendidikan maupun masyarakat.
“Kami berharap kehadiran Pos AHASS TEFA di Kota Duri, Bengkalis ini tidak hanya menjadi sarana belajar yang riil bagi siswa, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, terutama dalam layanan purna jual sepeda motor,” ujar Muhibbuddin.
Menurutnya, konsep Teaching Factory yang dikembangkan Astra Honda tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi siswa, tetapi juga menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan servis berkualitas yang mudah dijangkau.
Dengan demikian, sekolah dapat menjadi bagian dari ekosistem industri yang memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitarnya.
Kepala SMKN 3 Mandau, Agus Subagiyo, menambahkan bahwa kehadiran Pos AHASS TEFA membuka peluang kolaborasi yang lebih erat antara dunia pendidikan dan masyarakat.
“Peresmian Pos AHASS TEFA ini menjadi fondasi kami untuk mengembangkan siswa agar mampu merasakan dunia industri di sekolah dan memberikan layanan purna jual yang berkualitas. Kami berkomitmen untuk menjadikan fasilitas ini sebagai pusat belajar yang nyata bagi siswa agar mereka siap terserap oleh industri atau mandiri sebagai wirausaha,” kata Agus Subagiyo.
Pos AHASS TEFA SMKN 3 Mandau melengkapi jaringan Teaching Factory Astra Honda yang kini telah hadir di 20 provinsi dengan total 29 fasilitas serupa.
Melalui pengembangan tersebut, Astra Honda tidak hanya menyiapkan tenaga kerja kompeten untuk industri otomotif nasional, tetapi juga memperluas akses masyarakat terhadap layanan purna jual sepeda motor Honda yang berkualitas, mudah dijangkau, dan sesuai standar resmi AHASS.




