Bupati Semarang Minta Maaf Belum Bisa Naikkan Kesejahteraan ASN, Gaji ke-13 Tetap Cair
SEMARANG, SemarangSatu.com – Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Semarang karena hingga kini belum dapat merealisasikan program peningkatan kesejahteraan pegawai. Keterbatasan fiskal akibat efisiensi anggaran dan berkurangnya transfer dana dari pemerintah pusat menjadi alasan utama belum terealisasinya program tersebut.
Meski demikian, Ngesti memastikan hak-hak ASN tetap dipenuhi. Pemerintah Kabupaten Semarang menjamin pembayaran gaji ke-13 tetap dilakukan sesuai ketentuan, sementara Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dipastikan tidak mengalami penurunan.
Pernyataan itu disampaikan Ngesti usai menghadiri Pengukuhan Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Semarang Periode 2026–2031 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (9/7/2026).
“Saya bersama Ibu Wakil Bupati mohon maaf yang sebesar-besarnya. Kami sebenarnya ingin meningkatkan kesejahteraan pegawai ASN. Namun karena situasi dan kondisi saat ini, ditambah berkurangnya transfer daerah yang cukup besar, kami belum bisa memperjuangkan kenaikan kesejahteraan keluarga besar ASN Kabupaten Semarang,” ujar Ngesti.
Ia berharap kondisi keuangan daerah segera membaik sehingga program peningkatan kesejahteraan ASN maupun pegawai non-ASN dapat direalisasikan.
“Harapan kami, ketika situasi sudah normal kembali, kesejahteraan ASN dan juga karyawan non-ASN bisa semakin meningkat,” katanya.
Gaji ke-13 ASN Tetap Cair, TPP Dipastikan Aman
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Ngesti menegaskan Pemerintah Kabupaten Semarang tetap berkomitmen memenuhi hak-hak ASN.
Saat ditanya mengenai pembayaran gaji ke-13, ia memastikan pencairannya tetap dilakukan sesuai aturan.
“Kalau gaji ke-13 ada,” tegasnya.
Ngesti juga memastikan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN tidak mengalami penurunan.
“TPP aman, aman,” ujarnya.
Menurutnya, pemerintah daerah berupaya menjaga agar penghasilan ASN tidak berkurang meski belum dapat memberikan kenaikan kesejahteraan.
Korpri Diminta Tingkatkan Peran untuk Kesejahteraan Anggota
Selain menyinggung kesejahteraan ASN, Ngesti meminta Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Semarang yang baru dikukuhkan mampu memperkuat soliditas organisasi dan meningkatkan pelayanan kepada anggota.
Ia mendorong Korpri mengoptimalkan berbagai program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan anggota, termasuk memperkuat peran koperasi Korpri.
“Kemudian berupaya secara maksimal melaksanakan program-program yang sudah disusun dalam rangka memberikan perhatian kepada anggota. Berusaha meningkatkan kesejahteraan anggota. Koperasi Korpri juga harus betul-betul dioptimalkan,” katanya.
Ngesti juga mengingatkan ASN agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum tentu benar di media sosial serta menjauhi praktik judi online dan pinjaman online.
“Kami mohon bantuan kepada Korpri untuk mengingatkan seluruh anggota agar tidak mudah terpengaruh berita-berita yang tidak benar, menghindari judi online, pinjaman online, dan tetap menjaga keharmonisan keluarga,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Ngesti mengapresiasi dedikasi seluruh ASN Kabupaten Semarang yang selama ini telah memberikan pelayanan kepada masyarakat dan meraih berbagai prestasi untuk daerah.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar ASN Kabupaten Semarang yang telah bekerja secara maksimal membangun Kabupaten Semarang dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Prestasi yang sudah diraih harus terus dipertahankan demi Kabupaten Semarang yang semakin maju dan masyarakat yang semakin sejahtera,” pungkasnya.




