SEMARANG, SemarangSatu.com – Jawa Tengah kembali diprediksi menjadi salah satu pusat event budaya, wisata, dan sport tourism terbesar di Indonesia sepanjang 2026. Berbagai festival budaya, agenda kerajaan, event olahraga, hingga wisata heritage rutin digelar di sejumlah kota seperti Semarang, Solo, Magelang, hingga Wonosobo.
Pemerintah daerah di Jawa Tengah juga terus mendorong sektor event dan pariwisata sebagai penggerak ekonomi masyarakat, terutama UMKM, hotel, restoran, dan transportasi.
Data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI menyebut event berbasis budaya dan sport tourism menjadi salah satu sektor strategis untuk meningkatkan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.
Berikut kalender event Jawa Tengah 2026 berdasarkan jadwal resmi, agenda yang sudah berlangsung, dan event tahunan yang rutin digelar.
FEBRUARI 2026
Dugderan Semarang 2026
Status: Jadwal Resmi Terbit
Tanggal: 7–16 Februari 2026
Lokasi: Dugderan
Tradisi Dugderan kembali menjadi agenda budaya terbesar Kota Semarang menjelang Ramadan 2026. Event ini identik dengan kirab budaya, pasar rakyat, serta maskot Warak Ngendog yang menjadi simbol akulturasi budaya Jawa, Arab, dan Tionghoa.
Karnaval budaya menjadi puncak acara yang biasanya dipadati ribuan warga dan wisatawan.
Sumber:
MARET 2026
Festival Makanan Pulang Semarang
Status: Jadwal Resmi Terbit
Tanggal: 20–29 Maret 2026
Lokasi: Kota Lama Semarang
Festival kuliner ini menjadi salah satu agenda wisata favorit di Kota Lama Semarang. Pengunjung dapat menikmati berbagai makanan tradisional, jajanan legendaris, hingga produk UMKM lokal.
Event ini juga menjadi bagian dari penguatan wisata heritage dan kuliner Kota Semarang.
Sumber:
MEI 2026
Semarang Night Carnival 2026
Status: Sudah Digelar
Tanggal: 2 Mei 2026
Lokasi: Semarang Night Carnival
Semarang Night Carnival 2026 menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-479 Kota Semarang. Event ini menghadirkan parade budaya dan delegasi dari sejumlah negara.
Namun pelaksanaan parade sempat terganggu hujan deras yang mengguyur pusat Kota Semarang sehingga sebagian acara dibatalkan.
Sumber:
Piala Raja Mangkunegaran dan Triple Crown Serie 2
Status: Sudah Digelar
Tanggal: 10 Mei 2026
Lokasi: Gelanggang Pacuan Kuda Tegalwaton
Event pacuan kuda nasional ini menjadi salah satu sport tourism terbesar di Jawa Tengah pada 2026. Ribuan penonton memadati Gelanggang Pacuan Kuda Tegalwaton untuk menyaksikan 147 kuda dari berbagai daerah di Indonesia.
Event ini diselenggarakan oleh SARGA.CO bersama PP PORDASI dan Pura Mangkunegaran.
Selain olahraga berkuda, event ini juga menghadirkan nuansa budaya Jawa melalui konsep berkain dan festival keluarga.
Sumber:
- Rilis resmi SARGA.CO
- Rilis resmi PP PORDASI
- Hasil wawancara lapangan
JULI 2026
Solo Batik Carnival 2026
Status: Jadwal Resmi Terbit
Tanggal: 10–11 Juli 2026
Lokasi: Solo Batik Carnival
Festival tersebut menjadi daya tarik utama wisata budaya Kota Solo.
Sumber:
AGUSTUS 2026
Dieng Culture Festival 2026
Status: Menunggu Jadwal Resmi
Perkiraan: Agustus 2026
Lokasi: Dieng Culture Festival
Event ini rutin menarik ribuan wisatawan dari berbagai daerah.
Sumber:
Festival Payung Indonesia
Status: Menunggu Jadwal Resmi
Perkiraan: Agustus–September 2026
Lokasi: Pura Mangkunegaran
Pura Mangkunegaran menjadi pusat kegiatan budaya selama festival berlangsung.
Sumber:
SEPTEMBER 2026
Festival Kota Lama Semarang 2026
Status: Jadwal Resmi Terbit
Tanggal: 4–13 September 2026
Lokasi: Festival Kota Lama
Festival ini menghadirkan pertunjukan seni, musik, wisata heritage, pameran budaya, hingga festival kuliner di kawasan Kota Lama Semarang.
Sumber:
OKTOBER–NOVEMBER 2026
Borobudur Marathon 2026
Status: Menunggu Jadwal Resmi
Perkiraan: Oktober atau November 2026
Lokasi: Borobudur Marathon
Panorama kawasan Candi Borobudur menjadi daya tarik utama sport tourism tersebut.
Sumber:
Event Budaya Jadi Penggerak Wisata dan UMKM
Berbagai festival dan event di Jawa Tengah tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga berdampak besar terhadap sektor ekonomi daerah.
Menurut Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, event budaya dan sport tourism mampu meningkatkan okupansi hotel, penjualan UMKM, serta mobilitas wisatawan.
Karena itu, banyak pemerintah daerah di Jawa Tengah kini aktif memperkuat kalender event tahunan sebagai strategi promosi wisata dan ekonomi kreatif.





