Beras Kencur Jadi Favorit, Satgas TMMD Bikin Penjual Jamu Ketiban Rezeki

Beras Kencur Jadi Favorit, Satgas TMMD Bikin Penjual Jamu Ketiban Rezeki (Foto: Ist)

SRAGEN, SemarangSatu.com – Pagi itu, suasana di lokasi TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen terlihat sedikit berbeda. Di sela kesibukan pengecoran jalan dan pembangunan fisik lainnya, para prajurit mendadak mengerumuni seorang penjual jamu keliling yang datang membawa dagangannya.

Dialah Ibu Suparmi (40), warga yang setiap hari berkeliling menjajakan jamu tradisional dengan sepeda motor sederhana yang dimodifikasi menjadi etalase berjalan.

Namun Selasa (5/5/2026) pagi itu, dagangannya ludes jauh lebih cepat dari biasanya. Belum pukul 10.00 WIB, seluruh jamu yang dibawanya sudah habis diborong anggota Satgas TMMD.

“Biasanya jamu saya habis sekitar pukul 10.00 WIB, tapi hari ini pukul 09.30 sudah habis,” ujar Suparmi dengan wajah semringah.

Ia mengaku senang karena kehadiran Satgas TMMD bukan hanya membawa pembangunan jalan dan fasilitas desa, tetapi juga mendatangkan rezeki tambahan bagi warga kecil seperti dirinya.

Para prajurit yang sedang beristirahat sejenak tampak menikmati jamu dengan santai. Beras kencur menjadi salah satu yang paling banyak dicari.

Salah satu anggota Satgas, Pratu Wahyu, bahkan tetap membeli sisa jamu yang tersedia meski pilihannya tinggal sedikit.

“Tidak apa-apa, Bu… yang ada tinggal beras kencur, tetap kami borong,” ujarnya sambil tersenyum.

Candaan ringan dan tawa kecil pun mengiringi suasana pagi itu. Tak ada jarak antara prajurit dan warga, semua larut dalam kehangatan yang sederhana.

Bagi anggota Satgas, minum jamu bukan hanya soal melepas dahaga, tetapi juga bagian dari menjaga stamina di tengah padatnya pekerjaan fisik di lapangan.

Danramil 02 Karangmalang, Lettu Arh Ifa Aiwan Kristono, mengatakan kebiasaan minum jamu di sela aktivitas menjadi salah satu cara alami untuk menjaga kebugaran personel.

“Di tengah aktivitas yang padat, minum jamu menjadi salah satu cara alami untuk memulihkan stamina setelah bekerja seharian,” jelasnya.

Lebih dari sekadar minuman tradisional, jamu menjadi simbol kedekatan antara TNI dan masyarakat. Dari satu gelas beras kencur, tumbuh obrolan hangat, rasa kekeluargaan, dan semangat gotong royong.

Program TMMD Reguler ke-128 memang tidak hanya membangun jalan, talud, atau rumah layak huni. Program ini juga membangun hubungan emosional yang kuat antara TNI dan rakyat.

 

 

 

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *