SEMARANG, SemarangSatu.com – Penyelenggaraan ibadah haji 2026 diperkirakan kembali dihadapkan pada cuaca panas ekstrem di Tanah Suci. Karena itu, jamaah haji Indonesia diminta lebih waspada terhadap risiko heat stroke atau serangan panas yang dapat membahayakan kesehatan bahkan menyebabkan kematian.
Kementerian Kesehatan RI menegaskan bahwa heat stroke menjadi salah satu kondisi yang paling diantisipasi oleh tenaga kesehatan haji selama pelaksanaan ibadah haji. Sebelum seseorang mengalami heat stroke, biasanya tubuh terlebih dahulu mengalami kondisi heat exhausted. Gejalanya meliputi sakit kepala, keringat berlebihan, kulit tampak pucat dan lembab, terasa dingin, napas cepat, mual, hingga nyeri otot.
Kondisi tersebut masih dapat ditangani dengan langkah sederhana seperti memperbanyak minum air, mengganti cairan elektrolit yang hilang, menyemprot tubuh dengan air, serta beristirahat minimal 30 menit di tempat teduh atau sejuk.
Namun, bila tidak segera ditangani, kondisi dapat berkembang menjadi heat stroke. Pada tahap ini, tubuh tidak lagi mampu mengontrol suhu badan sehingga suhu tubuh meningkat sangat cepat hingga mencapai 41 derajat Celsius dalam waktu 10–15 menit. Dalam kondisi tersebut, tubuh juga sudah tidak mampu mengeluarkan keringat.
Heat stroke dapat memperparah kondisi jamaah yang memiliki penyakit bawaan dan berisiko menyebabkan kematian apabila terlambat mendapatkan penanganan medis.
Tips Mencegah Heat Stroke bagi Jamaah Haji 2026
Agar jamaah tetap sehat selama menjalankan ibadah, berikut beberapa langkah pencegahan yang disarankan tenaga kesehatan:
- Minum air secara rutin dan jangan menunggu haus.
- Konsumsi cairan elektrolit sesuai anjuran petugas kesehatan.
- Gunakan alat pelindung diri seperti payung, topi, masker, dan kacamata hitam saat beraktivitas di luar ruangan.
- Kurangi aktivitas berat di bawah terik matahari langsung.
- Segera beristirahat jika mulai merasa pusing, mual, atau lemas.
- Semprot atau basahi tubuh dengan air untuk membantu menurunkan suhu tubuh.
Pemerintah berharap edukasi mengenai bahaya heat stroke terus ditingkatkan agar jamaah haji Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan sehat hingga kembali ke tanah air.
Sumber: Kementerian Kesehatan RI




