Motor Jarang Dipakai? Astra Otoshop: 5 Komponen Ini Tetap Wajib Dicek

Motor Jarang Dipakai Bukan Berarti Bebas Servis, 5 Komponen Ini Justru Bisa Bermasalah (Foto: Ist)

Motor Jarang Dipakai Bukan Berarti Bebas Servis, 5 Komponen Ini Justru Bisa Bermasalah

SEMARANG, SemarangSatu.com – Motor yang jarang digunakan sering dianggap lebih awet karena jarang dipacu di jalan. Anggapan tersebut ternyata tidak sepenuhnya benar. Meski lebih banyak terparkir di garasi, sepeda motor tetap membutuhkan perawatan agar kondisinya tidak menurun dan siap digunakan kapan saja.

Astra Otoshop mengingatkan bahwa motor yang hendak ditinggalkan dalam waktu lama tetap perlu disimpan dan dirawat dengan benar. Perawatan tersebut penting untuk menjaga kondisi aki, tangki bahan bakar, oli, hingga ban agar tetap optimal.

Artinya, pemilik Honda Vario atau sepeda motor lainnya tidak bisa hanya mengandalkan jarak tempuh sebagai patokan perawatan. Motor yang jarang jalan tetap memiliki sejumlah komponen yang bisa bermasalah akibat terlalu lama diam.

Berikut lima komponen yang wajib diperhatikan pemilik motor yang jarang digunakan:

1. Aki Bisa Kehilangan Daya

Aki menjadi salah satu komponen yang paling rentan ketika motor terlalu lama tidak digunakan.

Astra Otoshop menyebut aki motor membutuhkan pengisian secara berkala. Motor yang jarang digunakan berisiko membuat aki kehilangan daya secara alami. Kondisi tersebut pada akhirnya dapat menyebabkan aki soak dan mengganggu sistem kelistrikan.

Pemilik motor dapat menjaga kondisi aki dengan menggunakan motor secara rutin. Jika kendaraan akan disimpan dalam waktu lama, kondisi aki juga perlu diperiksa secara berkala.

Jadi, jangan kaget jika motor yang berbulan-bulan hanya terparkir tiba-tiba sulit dinyalakan ketika hendak digunakan.

2. Oli Mesin Tetap Bisa Mengalami Penurunan Kondisi

Motor jarang digunakan bukan berarti oli mesin otomatis tetap dalam kondisi sempurna.

Astra Otoshop menjelaskan bahwa motor yang lama tidak digunakan berpotensi membuat oli mengental dan mengumpulkan endapan. Kondisi tersebut dapat memengaruhi performa pelumasan mesin.

Karena itu, pemilik motor tetap perlu memperhatikan kondisi oli dan mengikuti jadwal perawatan yang sesuai. Jangan sampai karena jarang menempuh kilometer, penggantian oli justru terus ditunda.

3. Ban Bisa Kehilangan Tekanan

Ban juga tidak luput dari masalah meskipun motor hanya terparkir.

Menurut panduan Astra Otoshop, tekanan udara ban perlu diperiksa dan disesuaikan dengan rekomendasi pabrikan. Ban yang kekurangan tekanan dapat mengalami kerusakan pada bagian sidewall dan memengaruhi kinerja sepeda motor.

Karena itu, sebelum motor kembali digunakan setelah lama terparkir, periksa tekanan dan kondisi fisik ban. Jangan langsung tancap gas hanya karena ban terlihat masih bagus dari luar.

4. Tangki Bahan Bakar Jangan Dibiarkan Sembarangan

Bagian lain yang perlu diperhatikan adalah tangki bahan bakar.

Astra Otoshop menyarankan tangki bahan bakar diisi penuh ketika sepeda motor akan ditinggalkan dalam waktu lama. Langkah tersebut dapat membantu mengurangi risiko korosi dan pembentukan endapan akibat kondensasi.

Dengan demikian, penyimpanan motor dalam waktu lama bukan sekadar mematikan mesin lalu menutup kendaraan dengan sarung. Kondisi bahan bakar juga perlu diperhatikan.

5. Komponen Mesin Bisa Terpengaruh karena Terlalu Lama Diam

Mesin yang terlalu lama tidak bekerja juga membutuhkan perhatian.

Astra Otoshop menyarankan sepeda motor yang disimpan dalam waktu lama tetap dijaga kondisinya dan, jika memungkinkan, diberikan kesempatan beroperasi secara berkala. Tujuannya antara lain membantu menjaga komponen mesin tetap berfungsi dan mencegah pengentalan cairan.

Namun, pemilik juga tidak perlu sekadar menyalakan mesin sebentar tanpa memperhatikan kebutuhan perawatan lainnya. Kondisi oli, aki, ban, dan komponen lain tetap perlu diperiksa secara menyeluruh.

Pengguna Honda Vario: Jangan Tunggu Motor Bermasalah

Kebiasaan menggunakan motor hanya pada waktu tertentu membuat sebagian pemilik merasa servis bisa ditunda. Andreas Subakti, warga Pati yang menggunakan Honda Vario, mengaku kini lebih memperhatikan kondisi motornya meski tidak digunakan setiap hari.

“Karena motor saya tidak setiap hari digunakan, awalnya saya mengira servis bisa menunggu sampai motor mulai sering dipakai. Ternyata ada beberapa bagian yang tetap harus diperhatikan meskipun motor lebih banyak terparkir, terutama aki, oli dan ban,” ujar Andreas.

Menurutnya, pemeriksaan sebelum menggunakan motor kembali menjadi penting, terutama jika kendaraan sudah cukup lama tidak digunakan.

Jangan Tunggu Motor Mogok Baru Dirawat

Motor yang jarang digunakan memang memiliki beban kerja lebih rendah. Namun, bukan berarti seluruh komponennya berhenti mengalami penurunan kondisi.

Astra Otoshop menekankan pentingnya menjaga kondisi motor selama penyimpanan, termasuk memperhatikan aki, tangki bahan bakar, oli dan ban. Pemeriksaan berkala menjadi langkah penting agar kendaraan tetap siap ketika kembali digunakan.

Bagi pemilik Honda Vario yang lebih sering menyimpan motor di garasi, prinsipnya sederhana yakni jarang dipakai bukan berarti jarang dirawat.

Sebelum motor kembali diajak berkendara, luangkan waktu untuk mengecek kondisi aki, oli, ban, bahan bakar dan komponen penting lainnya. Jangan sampai motor terlihat mengilap di garasi, tetapi justru bermasalah ketika dibutuhkan.

 

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *