Jangan Disepelekan, Ini Fungsi Honda Coolant dan Oli Mesin pada Sepeda Motor

Jangan Disepelekan, Ini Fungsi Honda Coolant dan Oli Mesin pada Sepeda Motor (Foto: Ist)

Honda Coolant dan Oli Mesin, Dua Cairan Penting untuk Menjaga Performa Motor

SEMARANG, SemarangSatu.com – Perawatan sepeda motor tidak hanya berkaitan dengan kondisi ban, rem, atau mesin. Dua komponen yang juga memiliki peran penting dalam menjaga performa mesin adalah coolant dan oli mesin. Keduanya bekerja dengan fungsi berbeda, tetapi sama-sama dibutuhkan agar mesin tetap bekerja optimal dan tidak mudah mengalami masalah.

Instruktur Training Astra Motor Jawa Tengah, Fachrul Reza, mengibaratkan coolant seperti darah dalam tubuh manusia. Coolant mengalir dalam sistem pendinginan untuk menyerap sekaligus membuang panas dari mesin sehingga suhu kerja mesin tetap berada pada kondisi ideal.

“Coolant berperan penting dalam sistem pendinginan dengan mengalir untuk menyerap dan membuang panas dari mesin, sehingga suhu kerja mesin tetap ideal,” jelas Reza.

Menurutnya, Honda Coolant yang mengandung ethylene glycol membantu mencegah mesin mengalami panas berlebih atau overheat. Cairan pendingin tersebut juga berfungsi membantu melindungi komponen sistem pendinginan dari karat dan kerak sehingga kinerja sistem pendinginan tetap optimal.

Jika kualitas coolant menurun atau cairan pendingin tidak dirawat dengan baik, kemampuan sistem dalam mengendalikan temperatur mesin juga dapat berkurang. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko mesin mengalami overheat, terutama ketika sepeda motor digunakan dalam kondisi berat atau perjalanan panjang.

Oli Mesin Berfungsi Seperti Pelumas Sendi

Selain coolant, oli mesin memiliki peran penting dalam menjaga komponen mesin tetap bekerja dengan halus. Jika coolant dianalogikan sebagai darah, oli mesin dapat diibaratkan sebagai pelumas pada persendian manusia.

Oli membentuk lapisan pelindung di antara komponen mesin yang saling bergesekan. Lapisan tersebut membantu mengurangi gesekan dan keausan sehingga komponen mesin dapat bekerja lebih optimal.

Fungsi oli mesin tidak berhenti pada pelumasan. Oli juga membantu mendinginkan mesin, membersihkan kotoran hasil proses pembakaran, menjaga kerapatan antara piston dan silinder, serta membantu menyerap tekanan ketika mesin bekerja pada putaran tinggi.

Karena itu, penggunaan oli mesin sesuai spesifikasi sepeda motor menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga performa dan usia pakai mesin.

Jangan Asal Pilih Oli Motor

Seperti tubuh manusia yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan secara berkala, sistem pendinginan dan pelumasan sepeda motor juga memerlukan perawatan rutin.

Coolant yang digunakan dalam jangka waktu tertentu dapat mengalami penurunan kualitas. Kemampuan coolant dalam menyerap panas dan melindungi komponen pun dapat berkurang. Hal serupa terjadi pada oli mesin yang sudah melewati masa penggunaan.

Dalam memilih oli mesin, pengendara perlu memperhatikan spesifikasi yang direkomendasikan pabrikan. Beberapa standar yang perlu diperhatikan antara lain SAE (Society of Automotive Engineers) untuk tingkat kekentalan oli, API (American Petroleum Institute) untuk standar kualitas, serta JASO (Japanese Automotive Standards Organization) yang berkaitan dengan karakteristik oli dan tipe kopling sepeda motor.

“Menggunakan Honda Coolant dan oli mesin sesuai spesifikasi pabrikan bukan hanya menjaga performa kendaraan tetap optimal, tetapi juga mencegah kerusakan dini, meningkatkan efisiensi bahan bakar, serta memperpanjang usia mesin,” jelas Reza.

Perawatan Rutin Jaga Performa Motor

Perawatan sepeda motor secara berkala menjadi langkah penting untuk memastikan sistem pendinginan dan pelumasan tetap bekerja sebagaimana mestinya.

Coolant dapat dianalogikan sebagai darah yang membantu menjaga suhu mesin, sedangkan oli mesin berperan seperti pelumas sendi yang membuat komponen bergerak lebih halus. Keduanya membutuhkan perhatian agar sepeda motor tetap nyaman dan aman digunakan untuk aktivitas sehari-hari.

Reza mengimbau pengguna sepeda motor Honda untuk melakukan pemeriksaan secara berkala di bengkel resmi AHASS.

“Jangan khawatir, AHASS Jateng memiliki 344 jaringan di seluruh wilayah Jawa Tengah, tidak termasuk wilayah Kedu dan Banyumas. Untuk pengecekan berkala, silakan datang ke AHASS terdekat untuk membantu mobilisasi harian berjalan dengan aman dan lancar,” ucap Reza.

 

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *