Beda Matra, Satu Pengabdian! Prajurit TNI AL Ikut Bangun Rumah Umiyah di Purworejo

Beda Matra, Satu Pengabdian! Prajurit TNI AL Ikut Bangun Rumah Umiyah di Purworejo(Foto: Ist)

Tak Hanya Jago di Laut, Prajurit TNI AL Turun Gunung Bangun Rumah Warga di Purworejo

PURWOREJO, SemarangSatu.com – Pemandangan berbeda terlihat di lokasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0708 Purworejo di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Sabtu (25/7/2026). Di tengah kesibukan membangun Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Umiyah (57), tampak prajurit TNI Angkatan Laut (TNI AL) ikut memanggul material, mengaduk adonan semen, hingga memasang bagian rumah bersama personel TNI AD, Polri, dan warga.

Kehadiran prajurit TNI AL di lokasi TMMD menjadi perhatian tersendiri. Meski bertugas menjaga wilayah laut, mereka turut terlibat dalam pembangunan rumah warga di kawasan perbukitan Purworejo. Tidak ada perbedaan matra saat bekerja di lapangan. Semua melebur dalam satu barisan gotong royong demi mempercepat penyelesaian rumah penerima manfaat.

Rumah milik Umiyah menjadi salah satu sasaran fisik TMMD Reguler ke-129. Melalui program tersebut, rumah yang sebelumnya tidak layak huni dibangun agar menjadi tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman bagi penghuninya.

Di lokasi pembangunan, prajurit TNI AL bekerja berdampingan dengan personel TNI AD, anggota Polri, serta warga Desa Watuduwur. Ada yang mengangkut pasir, menyusun material bangunan, hingga membantu proses pengerjaan dinding rumah. Kebersamaan itu memperlihatkan bahwa TMMD bukan hanya tentang pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat semangat kolaborasi lintas matra dan masyarakat.

Dansatgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708 Purworejo, Letkol Inf Ketut Hendra Budihardja, mengatakan keterlibatan prajurit TNI AL merupakan bentuk nyata sinergi seluruh matra TNI dalam mengabdi kepada masyarakat.

“TMMD adalah program terpadu yang mengedepankan semangat gotong royong. Kehadiran prajurit TNI AL bersama TNI AD, Polri, dan masyarakat menjadi bukti bahwa TNI selalu hadir dan bersatu untuk membantu kesulitan rakyat di sekelilingnya,” ujarnya.

Menurut Ketut, TMMD tidak hanya mengejar penyelesaian sasaran fisik, tetapi juga membangun kebersamaan antara prajurit dan masyarakat. Karena itu, setiap unsur yang terlibat memiliki peran yang sama dalam mendukung percepatan pembangunan desa.

Keterlibatan TNI AL dalam pembangunan RTLH Umiyah sekaligus menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak dibatasi oleh wilayah tugas masing-masing matra. Ketika masyarakat membutuhkan bantuan, seluruh kekuatan TNI hadir dan bekerja bersama.

Melalui semangat gotong royong tersebut, pembangunan rumah Umiyah diharapkan selesai tepat waktu sehingga dapat segera dihuni dengan kondisi yang lebih layak. Di sisi lain, kebersamaan antara TNI AD, TNI AL, Polri, dan masyarakat menjadi cerminan kemanunggalan TNI dengan rakyat yang terus dijaga melalui program TMMD.

 

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *