Terik Matahari Tak Surutkan Semangat, Satgas TMMD dan Warga Kejar Target di Watuduwur
PURWOREJO, SemarangSatu.com – Terik matahari dan medan yang cukup berat tak membuat Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708 Purworejo mengendurkan pekerjaan. Bersama warga Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, para prajurit terus mengejar penyelesaian sejumlah sasaran fisik pembangunan, Sabtu (25/7/2026).
Bukan hanya prajurit yang bekerja. Warga Desa Watuduwur ikut turun langsung membantu proses pembangunan. Mereka bersama Satgas mengerjakan berbagai kebutuhan di lapangan, mulai dari mengangkut material, mengaduk semen, hingga membantu pekerjaan konstruksi.
Pemandangan tersebut terlihat di sejumlah lokasi sasaran TMMD. Pembangunan jalan, pembuatan MCK (Mandi, Cuci, Kakus), serta renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) terus dikerjakan secara bertahap.
Panasnya cuaca dan kondisi medan menjadi tantangan tersendiri. Namun, pekerjaan tetap berjalan karena Satgas dan warga memiliki target yang sama, yakni memastikan hasil pembangunan segera bisa dirasakan masyarakat.
Bagi warga, ikut bekerja dalam TMMD bukan sekadar membantu tenaga. Mereka turut mengambil bagian dalam pembangunan fasilitas yang nantinya akan digunakan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Desa Watuduwur.
Semangat gotong royong juga membuat pekerjaan di lapangan terasa lebih ringan. Prajurit dan warga saling membantu menyelesaikan bagian pekerjaan yang ada, tanpa membedakan siapa yang datang sebagai anggota Satgas maupun masyarakat penerima manfaat.
Dansatgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708 Purworejo, Letkol Inf Ketut Hendra Budihardja, mengatakan dukungan masyarakat menjadi salah satu kekuatan penting dalam pelaksanaan TMMD.
“TMMD bukan hanya tentang membangun infrastruktur, tetapi juga membangun semangat gotong royong dan mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Saya sangat mengapresiasi antusiasme dan kerja sama masyarakat Desa Watuduwur yang luar biasa. Dengan semangat yang tak pernah padam, kita optimistis seluruh sasaran TMMD dapat diselesaikan dengan hasil yang terbaik dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ungkapnya.
Sejumlah sasaran fisik tersebut dikerjakan untuk memberikan manfaat langsung bagi warga. Pembangunan jalan diharapkan mendukung akses masyarakat, sementara pembangunan MCK dan renovasi RTLH menyasar kebutuhan dasar warga.
Kerja bersama antara Satgas dan masyarakat juga menjadi bagian penting dari pelaksanaan TMMD. Warga tidak hanya menunggu hasil pembangunan, tetapi ikut berada di tengah proses sejak pekerjaan dimulai.
Di Desa Watuduwur, panas dan medan berat akhirnya bukan menjadi penghalang. Keduanya justru menjadi bagian dari perjuangan Satgas TMMD dan warga untuk menyelesaikan pembangunan yang manfaatnya akan kembali kepada masyarakat.
Melalui TMMD Reguler ke-129, pembangunan fisik berjalan beriringan dengan penguatan semangat gotong royong. Setiap tenaga yang dikeluarkan prajurit dan warga menjadi bagian dari upaya menghadirkan perubahan nyata bagi Desa Watuduwur.




