Daftar Rute Trans Semarang 2026 Lengkap dengan Tarif dan Akses Kampus

Panduan Naik Trans Semarang untuk Pemula, Jangan Takut Tersesat Keliling Kota Atlas (Foto: Ist)

Panduan Transportasi Umum di Semarang 2026: Rute, Tarif BRT, Halte, Bus Wisata dan Akses Kampus

SEMARANG, SemarangSatu.com – Bagi warga, mahasiswa, pekerja, maupun pendatang, transportasi umum menjadi salah satu pilihan untuk berkeliling Kota Semarang tanpa harus selalu menggunakan kendaraan pribadi. Salah satu layanan utama yang tersedia adalah BRT Trans Semarang yang dilengkapi jaringan koridor dan feeder untuk menjangkau berbagai kawasan.

Pada 2026, jaringan resmi Trans Semarang terdiri atas delapan koridor utama, empat feeder, serta satu layanan malam. Jaringan tersebut menghubungkan sejumlah kawasan penting, mulai dari Mangkang, Penggaron, Terboyo, Banyumanik, Cangkiran, Gunungpati, Tembalang, kawasan kampus, pusat kota, hingga Stasiun Tawang.

BRT Trans Semarang 2026

BRT Trans Semarang merupakan moda transportasi massal berbasis jalan yang disediakan Pemerintah Kota Semarang. Dishub Kota Semarang menyediakan informasi rute resmi beserta peta jaringan trayek yang dapat digunakan penumpang untuk merencanakan perjalanan.

Untuk perjalanan reguler, penumpang tidak hanya dilayani bus pada koridor utama. Pemerintah Kota Semarang juga mengoperasikan feeder yang menghubungkan kawasan-kawasan yang tidak seluruhnya dilalui koridor BRT utama.

Tarif Trans Semarang 2026

Tarif BRT Trans Semarang pada 2026 mengacu pada Peraturan Wali Kota Semarang Nomor 50 Tahun 2025 tentang Peninjauan Tarif Retribusi Daerah pada Jasa Pelayanan Bus Rapid Transit Trans Semarang.

Untuk penumpang umum, tarif ditetapkan:

  • Rp3.500 untuk pembayaran non-tunai atau cashless
  • Rp4.000 untuk pembayaran tunai

Sementara tarif khusus sebesar Rp1.000 berlaku bagi kelompok yang ditentukan dalam peraturan, yakni lanjut usia, veteran, mahasiswa dan pelajar bukan warga Kota Semarang, pengguna KIA, anak di bawah lima tahun, serta penyandang disabilitas.

Peraturan tersebut ditetapkan dan diundangkan pada 6 Oktober 2025 serta berstatus berlaku. Perwal Nomor 50 Tahun 2025 sekaligus mencabut ketentuan tarif sebelumnya yang diatur dalam Perwal Nomor 17 Tahun 2021 sebagaimana telah diubah dengan Perwal Nomor 39 Tahun 2022.

Rute BRT Trans Semarang 2026

Dokumen resmi jaringan trayek Dishub Kota Semarang mencantumkan delapan koridor utama. Berikut gambaran rute masing-masing koridor.

Koridor 1: Mangkang–Penggaron

Koridor 1 menghubungkan kawasan barat dan timur Kota Semarang. Rute ini melewati kawasan Mangkang, Walisongo, Krapyak, Siliwangi, Karangayu, Tugumuda, kawasan Imam Bonjol dan Udinus, Jalan Pemuda, Balaikota, Pandanaran, Simpang Lima, Ahmad Yani, Majapahit, Pedurungan hingga Terminal Penggaron.

Koridor ini dapat menjadi salah satu pilihan bagi penumpang dari kawasan Mangkang yang hendak menuju pusat kota maupun kawasan Pedurungan dan Penggaron.

Koridor 2: Terboyo–Sisemut Ungaran

Koridor 2 menghubungkan kawasan timur Kota Semarang dengan Banyumanik dan wilayah Ungaran. Jalurnya melewati Terboyo, Kaligawe, kawasan pusat kota, Tugumuda, Dr Sutomo, Taman Diponegoro, Sultan Agung, Setiabudi, kawasan Banyumanik hingga Terminal Sisemut Ungaran.

Koridor ini juga melewati kawasan Stasiun Tawang pada arah perjalanan dari Ungaran menuju Terboyo.

Koridor 3: Tanjung Mas–Jatingaleh

Koridor 3 melayani kawasan Pelabuhan Tanjung Mas, pusat kota, Simpang Lima, kawasan Pahlawan, Taman Diponegoro, Akpol hingga Jatingaleh. Dalam jaringan rutenya terdapat akses menuju Stasiun Tawang dan Stasiun Poncol.

Karena melewati kawasan pusat kota dan sejumlah simpul transportasi, koridor ini dapat digunakan sebagai salah satu pilihan untuk perjalanan dari kawasan utara menuju pusat kota dan kawasan selatan Semarang.

Koridor 4: Cangkiran–Stasiun Tawang

Koridor 4 menghubungkan kawasan Mijen dan Ngaliyan dengan pusat Kota Semarang hingga Stasiun Tawang.

Rute ini melewati Cangkiran, Mijen, kawasan Semarang-Boja, Ngaliyan, Jerakah, Krapyak, Siliwangi, Kalibanteng, Karangayu, Tugumuda, Imam Bonjol, kawasan Balaikota, Pandanaran, Simpang Lima, Jalan Gajah Mada, Jalan Pemuda hingga Stasiun Tawang.

Koridor ini menjadi salah satu rute penting bagi penumpang yang ingin menghubungkan kawasan barat Kota Semarang dengan pusat kota dan stasiun kereta.

Koridor 5: Meteseh–PRPP

Koridor 5 menghubungkan Meteseh dengan kawasan pusat kota, Bandara Ahmad Yani dan PRPP.

Rutenya melewati kawasan Ketileng, Kedungmundu, Tentara Pelajar, MT Haryono, Sriwijaya, Pahlawan, Simpang Lima, Jalan Gajahmada, Balaikota, Tugumuda, Dr Sutomo, Kaligarang, Pamularsih, Kalibanteng, Jalan Jenderal Sudirman, PRPP dan Bandara Ahmad Yani.

Bagi penumpang dari kawasan selatan-timur yang hendak menuju kawasan barat dan barat laut kota, koridor ini dapat menjadi salah satu pilihan.

Koridor 6: UNNES–Undip

Koridor 6 menghubungkan kawasan Universitas Negeri Semarang dengan kawasan Undip.

Rute resmi yang dipublikasikan Dishub melewati Sekaran, Banaran, Menoreh, Pawiyatan Luhur, Karangrejo, Telaga Bodas, Semeru, Sultan Agung, Taman Diponegoro, Sisingamangaraja, Teuku Umar, Setiabudi, Ngesrep Timur V hingga kawasan Jalan Prof Soedarto dan Rumah Sakit Nasional Diponegoro.

Koridor ini penting bagi mahasiswa karena menghubungkan dua kawasan pendidikan tinggi di Semarang dan melewati sejumlah kawasan permukiman mahasiswa.

Koridor 7: Terboyo–Balaikota

Koridor 7 menghubungkan Terminal Terboyo dengan kawasan Balaikota melalui Genuk, Wolter Monginsidi, Jalan Arteri Soekarno-Hatta, Citarum, Dr Cipto, MT Haryono, Jalan Pemuda, Imam Bonjol dan Stasiun Poncol.

Rute ini dapat dimanfaatkan untuk perjalanan dari kawasan timur Semarang menuju pusat kota.

Koridor 8: Cangkiran–Simpang Lima

Koridor 8 melayani kawasan Cangkiran, Gunungpati, Manyaran, Tugumuda hingga Simpang Lima.

Rute tersebut melewati Terminal Cangkiran, kawasan Gunungpati, Terminal Gunungpati, Jalan Untung Suropati, Abdul Rahman Saleh, Kalibanteng, Jalan Jenderal Sudirman, kawasan Pemuda, Tugumuda, Pandanaran dan Simpang Lima.

Koridor ini menjadi pilihan transportasi publik bagi masyarakat di kawasan barat daya Semarang yang hendak menuju pusat kota.

Feeder Trans Semarang

Selain delapan koridor utama, jaringan Trans Semarang dilengkapi empat feeder.

Feeder 1 melayani kawasan Ngaliyan, Kaliancar, Mijen, Madukoro dan Suratmo. Feeder 2 menghubungkan Terboyo dengan kawasan Kaligawe, Tlogosari, Unimus dan Rusunawa Kudu.

Feeder 3 menghubungkan Terminal Penggaron dengan Klipang, Kedungmundu, kawasan Banjarsari dan Terminal Banyumanik. Dalam rutenya terdapat titik transit di kawasan Polines serta koneksi menuju pool Koridor 5.

Feeder 4 melayani kawasan Gunungpati, Jatibarang, BSB hingga kawasan UNNES. Layanan ini memiliki beberapa pola perjalanan untuk menjangkau kawasan Gunungpati dan Sekaran.

Keberadaan feeder penting karena tidak semua kawasan permukiman dapat dijangkau langsung oleh bus koridor utama.

Halte dan Titik Transit Trans Semarang

Penumpang sebaiknya memperhatikan halte dan titik transit ketika menyusun perjalanan. Beberapa titik yang muncul dalam jaringan resmi antara lain Balaikota, Udinus, Taman Diponegoro, Simpang Lima, Stasiun Tawang, Stasiun Poncol, serta sejumlah titik transit pada jaringan feeder.

Untuk informasi halte secara lebih rinci, Dishub Kota Semarang menyediakan halaman khusus Trans Semarang beserta peta jaringan trayek. Informasi tersebut dapat menjadi rujukan ketika terdapat perubahan rute atau penyesuaian operasional.

Penumpang juga perlu memperhatikan pengumuman resmi sebelum bepergian karena rute dapat mengalami pengalihan sementara ketika terdapat kegiatan kota, penutupan jalan, atau rekayasa lalu lintas. Pada September 2026, misalnya, Dishub mengumumkan pengalihan sejumlah koridor Trans Semarang terkait Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI.

Akses Trans Semarang ke Kampus

Semarang merupakan salah satu kota pendidikan di Jawa Tengah sehingga kebutuhan transportasi mahasiswa cukup besar.

Salah satu rute yang relevan adalah Koridor 6 yang menghubungkan UNNES dan Undip. Rute ini melewati Sekaran, Banaran, kawasan Pawiyatan Luhur, Taman Diponegoro, Setiabudi, Ngesrep Timur V dan Jalan Prof Soedarto sebelum menuju kawasan Rumah Sakit Nasional Diponegoro.

Mahasiswa yang tinggal di kawasan yang tidak langsung dilalui koridor utama dapat memanfaatkan feeder. Feeder 3, misalnya, menghubungkan Terminal Penggaron dan Terminal Banyumanik serta melewati kawasan Jalan Prof Soedarto yang menjadi salah satu akses menuju kawasan kampus Undip dan Polines.

Akses ke Stasiun Tawang dan Poncol

Transportasi umum juga dapat digunakan untuk menghubungkan sejumlah kawasan kota dengan stasiun kereta.

Koridor 4 secara resmi berakhir di Stasiun Tawang dan melewati pusat kota seperti Balaikota, Pandanaran dan Simpang Lima.

Koridor 3 juga memiliki jalur yang melewati Stasiun Tawang dan Stasiun Poncol. Koridor 7 turut melewati Stasiun Poncol dalam perjalanan dari Terminal Terboyo menuju Balaikota.

Semarang Tawang Station dan Poncol Train Station menjadi dua simpul perjalanan kereta yang dapat dihubungkan dengan jaringan transportasi kota.

Akses ke Terminal

Sejumlah terminal menjadi titik awal atau akhir koridor Trans Semarang.

Terminal Mangkang menjadi salah satu ujung Koridor 1, sedangkan Terminal Penggaron menjadi ujung lainnya. Koridor 2 menghubungkan Terminal Terboyo dengan Terminal Sisemut Ungaran, sedangkan jaringan feeder juga menghubungkan Terminal Penggaron dengan Terminal Banyumanik.

Jaringan tersebut membuat terminal tidak hanya berfungsi sebagai tempat naik dan turun penumpang, tetapi juga menjadi titik perpindahan perjalanan antarrute.

Bus Wisata Semarang 2026

Selain BRT reguler, Kota Semarang memiliki layanan Bus Wisata yang dikelola Dinas Perhubungan.

Bus wisata menggunakan tiga armada yang dikenal sebagai Si Denok, Si Kuncung dan Si Kenang. Layanan ini dapat digunakan masyarakat untuk mengikuti perjalanan wisata keliling kota tanpa tarif perjalanan.

Untuk masyarakat umum atau perorangan, informasi dan pemesanan dapat dilakukan melalui situs resmi Bus Wisata Kota Semarang. Layanan umum tersedia pada Sabtu dan Minggu, sedangkan rombongan dapat mengajukan permohonan kepada Dinas Perhubungan.

Rute perjalanan berangkat dan kembali ke Museum Ranggawarsita. Jalurnya melewati sejumlah kawasan pusat kota, Simpang Lima, Jalan Pemuda, Jalan Pandanaran dan kawasan Kampung Pelangi dengan waktu transit sekitar 15–20 menit.

Jadwal bus wisata dapat berubah sehingga calon penumpang sebaiknya mengecek jadwal pada situs resmi sebelum datang. Data jadwal resmi yang tersedia saat ini menunjukkan keberangkatan akhir pekan pada pukul 08.00, 11.00 dan 14.00 WIB untuk tanggal yang tersedia.

Cara Memilih Rute Trans Semarang

Bagi pengguna baru, cara paling sederhana adalah menentukan titik keberangkatan dan tujuan terlebih dahulu.

Jika perjalanan melewati pusat kota, perhatikan titik seperti Balaikota, Tugumuda, Simpang Lima, Udinus atau Taman Diponegoro. Dari titik-titik tersebut, penumpang dapat mempertimbangkan perpindahan ke koridor lain sesuai tujuan. Peta jaringan resmi Dishub dapat digunakan untuk melihat hubungan antarkoridor.

Untuk perjalanan menuju kawasan kampus, perhatikan Koridor 6 serta Feeder 3 dan Feeder 4. Untuk perjalanan menuju stasiun, Koridor 3 dan 4 memiliki akses ke Stasiun Tawang, sementara Koridor 3 dan 7 melewati Stasiun Poncol.

Sementara itu, wisatawan yang ingin berkeliling tanpa menyusun perjalanan antarkoridor dapat mempertimbangkan Bus Wisata Semarang dengan mengecek jadwal dan ketersediaan kursi terlebih dahulu.

Cek Informasi Sebelum Berangkat

Rute transportasi umum dapat berubah karena kegiatan kota, rekayasa lalu lintas, pekerjaan jalan maupun kondisi tertentu. Karena itu, informasi rute yang tersimpan di artikel lama belum tentu sama dengan kondisi operasional pada hari perjalanan.

Dishub Kota Semarang menyediakan halaman resmi Trans Semarang dan peta jaringan trayek sebagai rujukan. Untuk Bus Wisata, jadwal dan ketersediaan kursi juga dapat diperiksa melalui situs resmi layanan tersebut.

Dengan mengetahui koridor, feeder, halte transit, tarif dan titik perpindahan, masyarakat dapat merencanakan perjalanan di Semarang dengan lebih mudah tanpa harus bergantung sepenuhnya pada kendaraan pribadi.

Sumber

 

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *