SMK Muhammadiyah 3 Weleri Berbagi Rahasia Jadi SMK Mitra Honda Terbaik Nasional

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Berbagi Rahasia Jadi SMK Mitra Honda Terbaik Nasional (Foto: ist)

 

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Jadi Benchmark Nasional Setelah Raih Best of The Best SMK Mitra Honda 2025

KENDAL, SemarangSatu.com – Prestasi SMK Muhammadiyah 3 Weleri sebagai peraih predikat Best of The Best Nasional SMK Mitra Binaan Honda Tahun 2025 menjadi magnet bagi sekolah-sekolah vokasi dari berbagai daerah. Sekolah yang berada di Kabupaten Kendal tersebut menjadi lokasi benchmark nasional yang diikuti ratusan pengelola SMK Mitra Binaan Honda dari Pulau Sumatera dan Jawa Tengah.

Kegiatan benchmark berlangsung dalam rangkaian peresmian Pos AHASS Teaching Factory (TEFA) yang digelar PT Astra Honda Motor bersama Astra Motor Jawa Tengah pada Kamis (11/6/2026).

Sebanyak 87 peserta yang terdiri atas Vocational Manager, Vocational Officer Main Dealer, serta Kepala Program Studi Teknik Sepeda Motor (TSM) dari SMK Mitra Binaan Honda Region Sumatera hadir mengikuti kegiatan tersebut. Selain itu, 124 peserta dengan komposisi yang sama dari Region Jawa Tengah juga turut mengikuti sesi berbagi pengalaman.

Region Head Astra Motor Jawa Tengah, Budi Yanto, mengatakan pencapaian SMK Muhammadiyah 3 Weleri menjadi bukti keberhasilan kolaborasi antara dunia pendidikan dengan industri.

“Patut berbangga karena SMK Muhammadiyah 3 Weleri pada tahun 2025 berhasil meraih prestasi Best of The Best Nasional SMK Mitra Binaan Honda. Prestasi gemilang ini tidak hanya mengharumkan nama sekolah, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara SMK, Main Dealer Astra Motor Jawa Tengah, dan PT Astra Honda Motor mampu melahirkan generasi muda yang kompeten, unggul, dan siap memasuki dunia kerja,” kata Budi.

Dalam kegiatan tersebut, SMK Muhammadiyah 3 Weleri membagikan pengalaman serta praktik terbaik yang mengantarkan sekolah tersebut meraih penghargaan tertinggi di tingkat nasional.

Materi yang disampaikan meliputi strategi menuju predikat Best of The Best, mulai dari komitmen dan kebijakan manajemen sekolah, penguatan komunikasi dan kolaborasi, penerapan budaya kerja unggul di lingkungan sekolah, hingga pentingnya doa yang menyertai setiap proses untuk meraih prestasi.

Kepala SMK Muhammadiyah 3 Weleri, Maulana Malik Ibrohim, mengatakan kegiatan benchmark menjadi momentum untuk mempererat sinergi antarsekolah sekaligus berbagi pengalaman dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi.

“Besar harapan kami bahwa wawasan dan pengalaman yang diperoleh hari ini dapat memberikan manfaat bagi SMK Mitra Binaan Astra Honda lainnya,” tutup Maulana pada opening kegiatan Benchmark.

Selain sesi pemaparan, para peserta diajak melihat secara langsung fasilitas pembelajaran yang dimiliki sekolah tersebut. Salah satunya adalah Laboratorium Teknik Sepeda Motor (TSM) yang menjadi salah satu penunjang keberhasilan sekolah dalam meraih predikat nasional.

Laboratorium tersebut dilengkapi 18 pit kerja dan lebih dari 30 unit sepeda motor Honda yang digunakan sebagai media praktik siswa. Fasilitas itu memungkinkan peserta didik memperoleh pengalaman pembelajaran yang mendekati kondisi industri sesungguhnya.

Peserta benchmark juga mengunjungi Laboratorium Service Unit dan melihat implementasi pembelajaran berbasis industri yang diterapkan melalui Pos AHASS Teaching Factory (TEFA). Di fasilitas tersebut, siswa tidak hanya mempraktikkan kemampuan teknis perawatan sepeda motor, tetapi juga belajar menerapkan standar pelayanan bengkel resmi Honda kepada konsumen.

Kegiatan benchmark diharapkan menjadi sarana berbagi praktik terbaik antar-SMK Mitra Binaan Honda sehingga kualitas pendidikan vokasi di berbagai daerah dapat berkembang lebih merata.

Melalui kolaborasi yang terus diperkuat antara sekolah, Astra Motor Jawa Tengah, dan PT Astra Honda Motor, lulusan SMK diharapkan semakin siap menghadapi kebutuhan industri otomotif sekaligus mampu bersaing di dunia kerja dengan kompetensi yang sesuai standar nasional.

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *