Rapi dan Terstruktur, Begini Modus Jaringan Togel Demak-Grobogan-Semarang**
SEMARANG, SemarangSatu.com – Polda Jawa Tengah mengungkap betapa rapi dan terstrukturnya sindikat perjudian togel yang beroperasi di tiga wilayah: Demak, Grobogan, dan Semarang. Jaringan ini tidak bekerja secara sporadis, melainkan memiliki pembagian peran yang jelas dari hulu ke hilir.
Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Roy Hardi Siahaan, memaparkan bahwa operasi pada 9-10 Oktober 2026 itu berhasil membekuk 10 tersangka. Di Kabupaten Demak, terdapat tiga orang yang bertugas menerima dan menghimpun angka taruhan dari masyarakat. Togel yang dijual merujuk pada hasil undian Singapura, Hong Kong, dan Sydney.
Setelah taruhan terkumpul di Demak, kupon-kupon tersebut harus didistribusikan. Di sinilah peran dua tersangka yang ditangkap di Kecamatan Godong, Grobogan. Mereka beroperasi sebagai kurir yang mengantar kupon ke titik-titik pengecer menggunakan mobil Daihatsu Gran Max.
“Setiap malam, mereka membawa kupon togel dan peti besi bergembok dari Demak ke titik-titik pengecer,” tulis keterangan dalam rilis Polda Jateng.
Puncak dari hierarki ini berada di Kota Semarang. Dari sebuah rumah kontrakan di Jalan Batan Miroto, polisi menangkap lima orang yang berperan sebagai penjual, pengepul, agen, hingga bandar pusat. Bandar tersebut berinisial HGP alias KH, seorang pria berusia 69 tahun.
Dalam melancarkan aksinya, sindikat ini sangat berhati-hati. Berdasarkan barang bukti yang disita, kupon togel dikunci menggunakan gembok elektrik dan dimasukkan ke dalam peti besi. Pendistribusian kupon dilakukan pada malam hari untuk menghindari pantauan aparat.
Atas kejahatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 426 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Ancaman hukumannya adalah penjara paling lama 9 tahun atau denda maksimal Rp2 miliar.




