Indosat Buka Peluang Kuota Internet Bisa Diakumulasi, Region Jateng-DIY Catat Trafik Data Naik 10,4 Persen
SEMARANG, SemarangSatu.com – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) membuka peluang memperluas layanan kuota internet yang lebih fleksibel bagi pelanggan menyusul putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait masa berlaku kuota internet. Perusahaan memastikan tengah menyiapkan variasi layanan agar pelanggan dapat memilih paket sesuai kebutuhan, termasuk pengembangan fitur akumulasi atau rollover kuota.
Direktur dan Chief Legal and Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Reski Damayanti, mengatakan Indosat sebenarnya telah memiliki opsi fleksibilitas kuota melalui sejumlah produk yang memungkinkan pelanggan mengakumulasi atau menggulirkan sisa kuota.
“Apabila kita melihat putusan MK, diminta adanya opsi. Saat ini sebenarnya Indosat sudah menyediakan opsi fleksibilitas melalui salah satu produknya yang memiliki fitur rollover ataupun akumulasi kuota,” ujar Reski dalam pemaparan kinerja perusahaan, Selasa (28/7/2026).
Ia menegaskan, ke depan Indosat akan memperluas variasi layanan sekaligus meningkatkan transparansi agar pelanggan dapat memilih paket internet yang paling sesuai dengan kebutuhannya.
“Ke depannya tentunya kami akan memperluas variasi dan juga transparansi opsi layanan agar pelanggan bisa memilih paket yang paling sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Ini sejalan dengan semangat customer love yang terus kami tingkatkan,” katanya.
Pendapatan Indosat Tembus Rp30,7 Triliun
Di sisi bisnis, Indosat kembali mencatatkan pertumbuhan kinerja pada semester pertama 2026. Hingga 30 Juni 2026, perusahaan membukukan pendapatan sebesar Rp30,7 triliun atau tumbuh 13,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
EBITDA meningkat 14 persen menjadi Rp14,6 triliun dengan margin EBITDA mencapai 47,6 persen. Sementara laba bersih yang dinormalisasi melonjak 49,2 persen secara tahunan menjadi Rp3,2 triliun.
President Director dan Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan transformasi perusahaan berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) menjadi pendorong utama pertumbuhan bisnis.
“AI North Star kami mendorong pertumbuhan nilai jangka panjang dengan mentransformasi Indosat dari penyedia konektivitas menjadi perusahaan teknologi berbasis AI. Pertumbuhan dua digit yang kami capai menjadi bukti strategi kami berjalan baik,” ujar Vikram.
Transformasi tersebut juga berdampak pada peningkatan penggunaan layanan digital. Trafik data nasional tumbuh 19,9 persen, sementara Average Revenue Per User (ARPU) naik 17,3 persen menjadi Rp46 ribu dengan jumlah pelanggan seluler mencapai 93,4 juta.
Region Jateng-DIY Jadi Kontributor Utama
Di tingkat regional, Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta tetap menjadi salah satu penyumbang terbesar bagi operasional nasional Indosat.
Executive Vice President Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison, Fahd Yudhanegoro, mengatakan Region Jawa Tengah dan DIY masih menjadi wilayah dengan basis pelanggan terbesar di Indonesia.
Aktivitas digital masyarakat yang terus meningkat membuat trafik data di wilayah tersebut tumbuh 10,4 persen secara tahunan sepanjang semester pertama 2026.
Peningkatan tersebut didukung penguatan infrastruktur jaringan yang kini mencapai hampir 28.000 BTS 4G serta lebih dari 830 BTS 5G.
Menurut Fahd, pertumbuhan itu tidak lepas dari program “Desa Terkoneksi” yang dijalankan Indosat di sekitar 300 desa di Jawa Tengah dan DIY.
Melalui program bertajuk “Lebih Baik Indosat”, perusahaan tidak hanya memperluas jangkauan sinyal, tetapi juga mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui edukasi digital dan penguatan outlet-outlet di tingkat desa.
Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat pemerataan akses digital sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal di berbagai wilayah di Jawa Tengah dan DIY.




