Pengunjung Membeludak, Festival Bunga Bandungan Dipadati Ratusan Ribu Orang hingga Sinyal HP Hilang

Pengunjung Membeludak, Festival Bunga Bandungan Dipadati Ratusan Ribu Orang hingga Sinyal HP Hilang (Foto: Taufik)

Festival Bunga Bandungan Sedot Ratusan Ribu Wisatawan, Sinyal HP Lumpuh

 

SEMARANG, SemarangSatu.com – Festival Bunga Bandungan 2026 kembali membuktikan diri sebagai salah satu agenda wisata terbesar di Jawa Tengah. Ratusan ribu pengunjung membeludak memadati kawasan Bandungan, Kabupaten Semarang, Minggu (5/7/2026), untuk menyaksikan parade mobil hias bunga yang menjadi puncak rangkaian festival.

Antusiasme masyarakat yang datang dari berbagai daerah membuat ruas jalan menuju lokasi festival dipenuhi kendaraan sejak pagi. Kepadatan pengunjung juga berdampak pada jaringan telekomunikasi. Di sejumlah titik, sinyal telepon seluler sempat sulit digunakan karena tingginya aktivitas komunikasi.

Ketua Panitia Festival Bunga Bandungan, Sugianto, mengatakan pelaksanaan puncak festival berlangsung lancar. Cuaca cerah sepanjang hari turut mendukung jalannya acara, meski kemacetan tidak dapat dihindari akibat membludaknya jumlah pengunjung.

“Alhamdulillah di tanggal 5 Juli ini untuk puncak acara Festival Bunga berjalan dengan lancar, dengan suasana yang sangat terang, cerah, enggak ada hujan, enggak ada halangan. Cuma ada sedikit di jalan tadi macet karena sangat banyaknya antusias penonton dari berbagai penjuru masyarakat yang hadir di sini,” ujar Sugianto.

Pengunjung Membeludak, Festival Bunga Bandungan Dipadati Ratusan Ribu Orang hingga Sinyal HP Hilang (Foto: Taufik)

Menurutnya, jumlah masyarakat yang datang sejak pagi hingga siang diperkirakan mencapai ratusan ribu orang. Padatnya pengunjung terlihat hampir di seluruh jalur festival, mulai dari kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) hingga titik akhir parade.

“Yang datang di siang hari ini dari pagi tadi itu ada sekitar ratusan ribu. Jadi dari RTH sampai ke finish itu sampai sinyal hilang, sinyal HP hilang, sampai enggak bisa komunikasi pakai HP,” katanya.

Kepadatan tersebut membuat banyak pengunjung kesulitan menghubungi keluarga maupun rombongan melalui telepon seluler. Sejumlah wisatawan memilih menentukan titik temu terlebih dahulu karena komunikasi melalui ponsel sempat terganggu.

Pengunjung Membeludak, Festival Bunga Bandungan Dipadati Ratusan Ribu Orang hingga Sinyal HP Hilang (Foto: Taufik)

Festival Bunga Bandungan tahun ini menghadirkan 21 mobil hias yang seluruhnya dihiasi bunga segar hasil budidaya petani lokal. Setiap kendaraan menampilkan kreasi berbeda dengan mengangkat kekayaan florikultura Kabupaten Semarang.

Sugianto menjelaskan para peserta berasal dari berbagai sentra produksi bunga di Kabupaten Semarang. Selain menjadi ajang kreativitas, parade ini juga menjadi sarana promosi hasil budidaya petani kepada masyarakat luas.

“Peserta mobil hias di tahun ini ada 21 peserta mobil hias. Dari para petani yang punya hasil bunga, ada dari Desa Duren, Desa Candi, Desa Centek, Kecamatan Sumowono, Kecamatan Ambarawa, dan Bandungan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Festival Bunga Bandungan diselenggarakan oleh P3BB Persatuan Petani dan Pedagang Bunga Bandungan bersama Lembaga Kesenian Kecamatan (LKK). Kegiatan ini mendapat dukungan dari Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang, Dinas Pertanian, Hotel Wahid Bandungan, serta berbagai pihak lainnya.

Pada penyelenggaraan tahun ini, panitia juga mengundang Wakil Presiden untuk menghadiri Festival Bunga Bandungan. Namun hingga acara berlangsung, Wakil Presiden belum dapat memenuhi undangan tersebut.

“Untuk Festival Bunga yang kelima ini mengundang Wakil Presiden, tetapi sampai sore ini dikonfirmasikan belum bisa hadir di Festival Bunga pada tahun ini,” ujarnya.

Meski demikian, panitia tetap optimistis dan berharap Wakil Presiden dapat menghadiri Festival Bunga Bandungan pada penyelenggaraan berikutnya.

“Target tahun depan insyaallah nanti kita undang lagi supaya Wakil Presiden bisa hadir di sini. Hari ini juga ada dari Kementerian Pertanian dan Kementerian Pariwisata,” kata Sugianto.

Tingginya antusiasme masyarakat pada Festival Bunga Bandungan 2026 menunjukkan bahwa agenda tahunan ini telah berkembang menjadi salah satu ikon wisata Kabupaten Semarang. Tidak hanya menarik wisatawan, festival ini juga menjadi etalase bagi petani bunga lokal untuk memperkenalkan hasil budidaya mereka sekaligus menggerakkan sektor UMKM, perdagangan, dan ekonomi masyarakat di kawasan Bandungan.

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *