Prakiraan Cuaca Semarang Selasa 4 Agustus 2026, Cerah hingga Sore dan Berkabut Saat Malam
SEMARANG, SemarangSatu.com – Cuaca di Kota Semarang pada Selasa, 4 Agustus 2026, diprakirakan didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan sejak pagi hingga sore hari. Suhu udara berangsur meningkat dan mencapai puncaknya sekitar 29 derajat Celsius pada siang hari, sehingga masyarakat diimbau mempersiapkan diri saat beraktivitas di luar ruangan.
Berdasarkan data prakiraan cuaca terbaru, pada pukul 05.20 WIB kondisi cuaca di Semarang terpantau cerah dengan suhu 20 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara mencapai 95 persen, angin bertiup dari arah utara dengan kecepatan 14,8 kilometer per jam, serta jarak pandang lebih dari 10 kilometer.
Memasuki pukul 06.00 hingga 10.00 WIB, cuaca diperkirakan cerah berawan dengan suhu meningkat dari 21 derajat Celsius menjadi 28 derajat Celsius. Kecepatan angin berkisar 14,8–18,5 kilometer per jam sehingga masih cukup nyaman untuk aktivitas pagi.
Pada siang hingga sore hari, sekitar pukul 13.00–16.00 WIB, langit diprakirakan cerah. Suhu udara mencapai titik tertinggi sekitar 29 derajat Celsius pada pukul 13.00 WIB sebelum turun menjadi 25 derajat Celsius menjelang sore.
Memasuki malam hari, cuaca berubah menjadi berawan pada pukul 19.00 WIB dengan suhu sekitar 21 derajat Celsius. Menjelang pukul 22.00 WIB hingga dini hari, wilayah Semarang diperkirakan mengalami kabut atau asap dengan suhu turun hingga 19 derajat Celsius. Jarak pandang juga berpotensi berkurang menjadi kurang dari 200 meter pada malam hari sehingga pengguna jalan diimbau meningkatkan kewaspadaan.
Untuk Rabu, 5 Agustus 2026, kondisi cuaca diprakirakan kembali didominasi cerah hingga cerah berawan pada pagi dan siang hari dengan suhu berkisar 17–29 derajat Celsius. Sementara malam harinya diperkirakan berawan.
Secara umum, cuaca di Semarang dalam beberapa hari ke depan masih didominasi kondisi cerah, cerah berawan, dan berawan. Masyarakat tetap disarankan memanfaatkan cuaca cerah untuk beraktivitas, namun tetap waspada terhadap kabut atau udara kabur yang berpotensi terjadi pada malam hingga dini hari karena dapat mengurangi jarak pandang di sejumlah wilayah.




