JAKARTA, SemarangSatu.com – PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak pembalap muda Indonesia yang mampu bersaing di tingkat internasional melalui keikutsertaan Muhammad Kiandra Ramadhipa pada Moto3 Junior World Championship 2026.
Kejuaraan yang sebelumnya bernama FIM JuniorGP tersebut menjadi salah satu jalur pembinaan paling prestisius bagi para pembalap muda sebelum menembus Kejuaraan Dunia Moto3.
Ramadhipa menjadi salah satu hasil dari program pembinaan balap berjenjang yang dijalankan AHM selama bertahun-tahun. Setelah menunjukkan perkembangan positif di berbagai ajang Asia dan Eropa, kini ia kembali mendapat kesempatan untuk mengasah kemampuan di level yang lebih tinggi.
Musim 2026 akan berlangsung dalam tujuh putaran yang digelar di berbagai sirkuit terkenal Eropa, yakni Barcelona, Estoril, Jerez, Magny-Cours, Valencia, MotorLand Aragon, dan Misano.
Sepanjang musim, para pembalap akan menjalani total 12 balapan. Sebagian besar putaran akan menyajikan dua balapan dalam satu akhir pekan sehingga konsistensi menjadi faktor penting dalam perburuan poin klasemen.
Ramadhipa datang dengan bekal prestasi yang menjanjikan. Selain finis di posisi kelima klasemen akhir ETC musim lalu, ia juga mencetak sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang berhasil meraih kemenangan di ajang tersebut.

Pencapaian itu menjadi bukti bahwa pembalap muda Indonesia mampu bersaing dengan para talenta terbaik dari berbagai negara.
General Manager Marketing Planning & Analysis AHM, Andy Wijaya, mengatakan partisipasi Ramadhipa merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam mengembangkan pembalap Indonesia menuju level tertinggi.
“Kami berharap Ramadhipa dapat terus berkembang, menikmati prosesnya, dan memberikan performa terbaik sepanjang musim ini serta menjadi inspirasi bagi anak muda Indonesia yang ingin berprestasi di ajang balap International,” ujar Andy.
AHM berharap pengalaman yang diperoleh Ramadhipa sepanjang musim ini dapat menjadi bekal penting untuk menghadapi tantangan yang lebih besar pada masa mendatang.
Selain mengejar prestasi pribadi, kehadiran Ramadhipa di Eropa juga diharapkan mampu membuka jalan bagi pembalap-pembalap muda Indonesia lainnya untuk mengikuti jejak serupa.
Seluruh rangkaian balapan Moto3 Junior World Championship 2026 dapat disaksikan secara langsung melalui kanal YouTube FIM MotoJunior.




