Gadis Sleman Hilang Sejak 7 September, Ditemukan di Kos Plampitan Semarang

Gadis Sleman Hilang Sejak 7 September, Ditemukan di Kos Plampitan Semarang (Foto: Ist)

Sera Hilang Tanpa Pamit, Kini Dipeluk Ibunya di Lorong Mako Ditres Siber

SEMARANG, SemarangSatu.com — Lorong itu tidak panjang. Lantainya keramik putih, bersih, memantulkan cahaya lampu. Di sisi kiri, ada bangku kayu panjang. Di situ mereka duduk menunggu: seorang ayah, seorang ibu berhijab, dan seorang kakak. Tidak banyak bicara. Hanya sesekali melirik ke arah pintu ruangan di ujung lorong.

Lalu pintu itu terbuka.

Sera Anjelika (19) melangkah keluar. Tubuhnya ramping, mengenakan outer putih dengan garis hitam horisontal, rambutnya terurai sederhana. Langkahnya pelan. Matanya menyapu lorong, mencari seseorang.

Ibunya sudah menungu dengan wajah was-was. Tidak sabar menunggu Sera mendekat. Perempuan berhijab itu langsung memeluk anaknya erat. Keduanya membungkuk, tenggelam dalam pelukan yang tidak ingin cepat dilepas. Tidak ada kata yang terdengar. Hanya isak yang tertahan.

Di sebelah kiri, seorang pria berbaju hijau duduk di bangku kayu. Tatapannya lurus ke arah mereka. Ia tidak bergerak. Ia hanya menonton momen yang sudah lama ia tunggu. Tidak jauh dari situ, seorang pria berbaju putih berdiri di sisi kanan lorong, mengawasi dengan tenang. Di kejauhan, seorang pria berbaju merah berdiri, juga menyaksikan.

Tidak ada protokoler. Tidak ada upacara. Hanya lorong sederhana di Mako Ditres Siber Polda Jawa Tengah, Senin (21/9/2026) malam. Dan sebuah keluarga yang akhirnya lengkap lagi.

Berawal dari Kepergian Tanpa Pamit

Semuanya bermula pada Senin, 7 September 2026, sekitar pukul 11.00 WIB. Sera meninggalkan rumah di Kelurahan Sindumartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, tanpa berpamitan.

Sang ayah, Sarjito (56), melaporkan kejadian itu ke Polrestabes Semarang. Keluarga menduga Sera berada di Semarang, karena sebelumnya ia sempat menyampaikan keinginan mencari pekerjaan di kota tersebut.

Awalnya, Sera masih bisa dihubungi lewat telepon seluler. Tapi komunikasi itu kemudian terputus. Hari berganti hari tanpa kabar. Keluarga pun meminta bantuan kepolisian.

Disisir, Ditemukan di Plampitan

Menindaklanjuti laporan itu, personel Ditres Siber Polda Jateng menyisir sejumlah lokasi di Kota Semarang. Upaya tersebut membuahkan hasil. Tim Opsnal menemukan Sera di sebuah rumah kos di kawasan Plampitan, Semarang Tengah, pada Senin (21/9/2026), dalam kondisi sehat.

Petugas kemudian membawa Sera ke Mako Ditres Siber Polda Jateng. Bukan untuk pemeriksaan panjang. Bukan untuk diproses hukum. Hanya untuk menunggu keluarganya datang.

Dan keluarganya datang. Duduk menunggu di lorong itu. Hingga pintu ruangan terbuka.

Terima Kasih dari Seorang Ayah

Sarjito mengaku lega. Ia menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Jawa Tengah dan jajaran Ditres Siber Polda Jateng yang telah membantu proses pencarian.

“Saya selaku bapaknya Sera Anjelika mengucapkan banyak terima kasih kepada Kapolda Jawa Tengah. Semoga diberikan kelancaran. Saya tidak bisa membalas apa-apa, hanya bisa mengucapkan banyak terima kasih,” tuturnya.

Ucapan serupa disampaikan pihak keluarga yang turut mendampingi proses pencarian.

“Alhamdulillah, adik kami sudah ditemukan oleh jajaran Polda Jawa Tengah, khususnya Ditres Siber. Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan,” ujarnya.

Respons Cepat

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Yuliyanto mengatakan penanganan laporan masyarakat dilakukan dengan cepat dan mengedepankan pendekatan humanis.

“Yang utama adalah memastikan Sera ditemukan dalam keadaan sehat dan dapat kembali bersama keluarganya. Kami mengapresiasi kerja personel di lapangan dan mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melapor ketika membutuhkan bantuan kepolisian,” katanya.

 

 

 

 

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *