Kusen Mulai Digarap, Rumah Kijo Perlahan Tinggalkan Status Tak Layak Huni

Kusen Mulai Digarap, Rumah Kijo Perlahan Tinggalkan Status Tak Layak Huni (Foto: ist)

 

Rumah Kijo Perlahan Berubah, Kusen Jendela Kini Dikerjakan Satgas TMMD 129

PURWOREJO, SemarangSatu.com – Rumah Kijo di Dusun Ketepeng, Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, terus menunjukkan perubahan. Rumah yang sebelumnya masuk kategori tidak layak huni itu kini perlahan dibenahi melalui program TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo.

Senin (27/7/2026), Satgas TMMD bersama warga melanjutkan pembangunan rumah tersebut dengan mengerjakan pembuatan kusen jendela. Tahap ini menjadi bagian penting dalam penyelesaian Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Kijo.

Kusen bukan sekadar bagian pelengkap bangunan. Keberadaannya nantinya menunjang sirkulasi udara dan pencahayaan di dalam rumah sehingga hunian Kijo diharapkan menjadi lebih sehat, nyaman, dan layak ditempati.

Pengerjaan dilakukan secara bersama-sama. Anggota Satgas TMMD dan warga saling membantu agar setiap bagian kusen dapat dibuat dan dipasang dengan tepat.

Serda Bahtiar mengatakan pembangunan RTLH milik Kijo dikerjakan secara bertahap dengan tetap memperhatikan kualitas setiap bagian bangunan.

“Pembuatan kusen jendela ini menjadi bagian dari proses penyelesaian RTLH milik Bapak Kijo. Kami bersama warga bekerja sama agar pembangunan dapat selesai tepat waktu dan hasilnya kokoh serta nyaman untuk ditempati,” ujarnya.

Semangat warga menjadi salah satu kekuatan dalam pengerjaan rumah tersebut. Mereka ikut turun tangan bersama anggota Satgas TMMD, sehingga pekerjaan dapat dilakukan secara gotong royong.

Bagi Satgas, keterlibatan masyarakat juga membuat proses pembangunan lebih cepat. Bagi warga, gotong royong tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap sesama sekaligus memperkuat hubungan dengan para prajurit yang selama TMMD berada di tengah masyarakat.

Pembangunan rumah Kijo kini terus bergerak dari satu tahap ke tahap berikutnya. Setelah berbagai bagian rumah dikerjakan, pembuatan kusen jendela menjadi salah satu pekerjaan yang semakin mendekatkan hunian tersebut pada kondisi yang lebih layak.

Serda Bahtiar menilai kekompakan warga Watuduwur menjadi faktor penting dalam mendukung penyelesaian sasaran fisik tambahan TMMD. Semangat tersebut juga membuat suasana pengerjaan di lapangan semakin akrab.

TMMD Reguler ke-129 tidak hanya menghadirkan pembangunan jalan di Desa Watuduwur. Pembangunan RTLH seperti rumah Kijo menjadi bagian lain dari upaya menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.

Rumah yang sebelumnya membutuhkan pembenahan kini perlahan mendapatkan bentuk baru. Setiap bagian yang dikerjakan membawa Kijo semakin dekat dengan hunian yang lebih kokoh dan nyaman.

Kusen jendela yang kini dibuat mungkin terlihat sebagai bagian kecil dari sebuah rumah. Namun, bagi Kijo, tahap tersebut menjadi bagian dari perubahan besar: rumah yang sebelumnya tidak layak huni perlahan disiapkan menjadi tempat tinggal yang lebih manusiawi.

Melalui gotong royong TNI dan warga, pembangunan rumah Kijo terus dikebut. Harapannya, ketika seluruh pekerjaan rampung, Kijo tidak hanya mendapatkan rumah yang lebih layak, tetapi juga merasakan langsung manfaat kehadiran TMMD di desanya.

 

 

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *