Cor Jalan TMMD Purworejo Butuh 8.000 Liter Air Sehari, Pasokan Tak Boleh Terlambat
PURWOREJO, SemarangSatu.com – Pembangunan jalan rabat beton melalui program TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708 Purworejo di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, ternyata membutuhkan dukungan air dalam jumlah besar.
Setiap hari, sekitar 8.000 liter air harus tersedia untuk menunjang proses pengecoran jalan. Kebutuhan tersebut harus dipenuhi secara rutin agar pekerjaan Satgas TMMD bersama masyarakat tidak terhenti, Sabtu (25/7/2026).
Air menjadi salah satu kebutuhan penting dalam pengerjaan jalan rabat beton. Karena itu, mobil pemasok air secara rutin didatangkan ke lokasi untuk memastikan kebutuhan pengecoran tetap terpenuhi.
Kondisi medan Desa Watuduwur yang cukup menantang membuat persoalan logistik menjadi bagian penting dalam pelaksanaan pembangunan. Material tidak hanya harus tersedia, tetapi juga harus sampai ke lokasi sesuai kebutuhan pekerjaan.
Sejauh ini, pasokan air untuk pengecoran berjalan lancar. Mobil pemasok air datang tepat waktu sehingga Satgas TMMD dan masyarakat dapat terus mengerjakan pembangunan jalan tanpa terkendala kekurangan air.
Syawal, Kaur Keuangan Desa Watuduwur, mengatakan kebutuhan air untuk pembangunan jalan memang cukup besar. Namun, koordinasi yang dilakukan antara pihak terkait membuat distribusinya sejauh ini berjalan dengan baik.
“Setiap hari kami membutuhkan sekitar 8.000 liter air untuk mendukung pekerjaan pengecoran jalan. Alhamdulillah, sampai saat ini tidak ada kendala karena mobil pemasok air selalu datang tepat waktu sehingga pekerjaan dapat terus berjalan dengan baik,” ujarnya.
Kebutuhan 8.000 liter air per hari menunjukkan bahwa pembangunan jalan rabat beton tidak hanya membutuhkan tenaga dan material utama seperti semen serta pasir. Kebutuhan pendukung juga harus dihitung dan dipastikan tersedia agar proses pekerjaan berjalan berkesinambungan.
Pasokan air yang terjaga juga menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran tahapan pengecoran. Ketika kebutuhan di lokasi terpenuhi, Satgas TMMD dapat melanjutkan pekerjaan sesuai tahapan yang telah direncanakan.
Dukungan pemerintah desa turut menjadi bagian penting dalam memastikan kebutuhan pembangunan dapat terpenuhi. Koordinasi dengan pihak pemasok dilakukan agar distribusi air tidak terlambat dan mengganggu pekerjaan.
Pembangunan jalan rabat beton tersebut merupakan salah satu sasaran fisik TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708 Purworejo. Infrastruktur ini diharapkan dapat memberikan akses yang lebih baik sekaligus mendukung aktivitas masyarakat Desa Watuduwur.
Di balik pengecoran jalan yang terus berjalan, ada kebutuhan logistik yang harus dijaga setiap hari. Salah satunya air, yang dalam pembangunan kali ini mencapai sekitar 8.000 liter per hari.
Dengan pasokan air yang tetap lancar, Satgas TMMD bersama masyarakat dapat terus mengejar penyelesaian pembangunan jalan rabat beton. Harapannya, sasaran fisik tersebut dapat selesai sesuai target dan segera dirasakan manfaatnya oleh warga.




