Dari Balik Dapur, Emak-Emak Watuduwur Turut Membangun Jalan TMMD di Purworejo
Purworejo – Dentuman mesin molen dan aktivitas pengecoran jalan rabat beton menjadi pemandangan yang setiap hari terlihat di lokasi TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno. Namun, di balik kesibukan itu, ada perjuangan lain yang tak kalah penting. Dari dapur-dapur rumah warga, para ibu menyalakan tungku dan menyiapkan hidangan untuk para prajurit TNI serta warga yang bergotong royong membangun desa.
Sejak pagi, asap tipis mengepul dari tungku-tungku dapur. Tangan-tangan para ibu sibuk mengolah bahan makanan sebelum diantarkan ke lokasi pengecoran jalan. Meski tidak ikut mengangkat batu, pasir, atau semen, mereka merasa memiliki tanggung jawab yang sama untuk menyukseskan program TMMD.
Bagi warga Desa Watuduwur, makanan yang tersaji saat waktu istirahat bukan sekadar pelepas lapar. Hidangan sederhana itu menjadi bentuk kepedulian sekaligus penyemangat bagi Satgas TMMD dan warga yang bekerja tanpa lelah demi membuka akses jalan yang lebih baik.
Suasana makan bersama pun menjadi momen yang menghangatkan hubungan antara TNI dan masyarakat. Tidak ada sekat antara prajurit dan warga. Mereka duduk berdampingan menikmati masakan rumahan yang disiapkan dengan penuh keikhlasan oleh para ibu.
Salah satu warga, Suharti (46), mengatakan dirinya merasa bahagia bisa mengambil bagian dalam pelaksanaan TMMD meski kontribusinya berasal dari balik dapur.
“Kami sangat senang bisa ikut membantu. Meskipun tidak ikut mengangkat material, kami bisa memasak dan membawa makanan untuk bapak-bapak yang bekerja di lokasi. Anggota Satgas TMMD sudah seperti keluarga sendiri bagi kami,” kata Suharti, Rabu (22/7/2026).
Menurutnya, jalan rabat beton yang kini dibangun akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Desa Watuduwur. Karena itu, setiap warga berusaha memberikan dukungan sesuai kemampuan masing-masing agar pekerjaan cepat selesai dan hasilnya bisa segera dirasakan.
Ia berharap semangat gotong royong yang tumbuh selama pelaksanaan TMMD tetap terjaga setelah program berakhir. Baginya, pembangunan bukan hanya soal jalan yang semakin baik, tetapi juga tentang eratnya hubungan antara masyarakat dan TNI.
TMMD Reguler ke-129 di Desa Watuduwur membuktikan bahwa pembangunan desa tidak hanya lahir dari tenaga yang mengangkat material di lapangan. Di balik setiap meter jalan yang dicor, ada ketulusan para ibu yang berjuang dari dapur, menghadirkan makanan hangat sebagai penyemangat bagi mereka yang bekerja membangun masa depan desa.




