New Honda Vario Evo 160 Pakai Pertalite, Boleh Sesekali tapi Catat Ada Risikonya

Pakai Pertalite di New Honda Vario Evo 160, Boleh Sesekali yapi Ada Risikonya (Foto: Taufik)

 

New Honda Vario Evo 160 Pakai Pertalite Aman atau Tidak? Ini Penjelasan Astra Motor Jateng

SEMARANG, SemarangSatu.com – Peluncuran New Honda Vario Evo 160 memunculkan berbagai pertanyaan dari calon konsumen. Salah satu yang paling sering ditanyakan adalah apakah skutik premium terbaru Honda tersebut aman menggunakan BBM bersubsidi jenis Pertalite atau harus selalu diisi Pertamax.

Pertanyaan itu muncul karena New Honda Vario Evo 160 mengusung mesin 160 cc eSP+ dengan rasio kompresi mencapai 12:1, lebih tinggi dibandingkan motor harian pada umumnya. Banyak pemilik khawatir penggunaan BBM yang tidak sesuai justru mempercepat kerusakan mesin.

Instruktur Training Astra Motor Jawa Tengah, Andreas Ari Wibowo, menjelaskan bahwa secara spesifikasi teknis mesin New Honda Vario Evo 160 memang dirancang untuk menggunakan bahan bakar dengan angka oktan atau Research Octane Number (RON) minimal 92.

Menurut Andreas, rasio kompresi 12:1 membuat mesin bekerja optimal apabila menggunakan BBM dengan kualitas lebih tinggi.

“Kalau kita melihat spesifikasinya terlebih dahulu, New Honda Vario Evo 160 memiliki kompresi 12 banding 1. Artinya preferensinya memang ditujukan menggunakan bahan bakar dengan RON 92 ke atas,” ujarnya.

Meski demikian, Andreas mengatakan pemilik motor tidak perlu panik apabila dalam kondisi tertentu hanya tersedia Pertalite.

Ia menjelaskan, berdasarkan pedoman resmi dari pabrikan, New Honda Vario Evo 160 masih dapat menggunakan Pertalite dalam kondisi tertentu.

“Di buku pedoman pemilik memang sudah dijelaskan motor ini masih bisa menggunakan BBM dengan RON 90. Jadi kalau misalnya sedang perjalanan dan Pertamax kosong, menggunakan Pertalite masih aman,” jelasnya.

Namun, Andreas menegaskan penggunaan Pertalite sebaiknya hanya bersifat sementara dan bukan menjadi pilihan utama dalam penggunaan sehari-hari.

Pasalnya, mesin dengan kompresi tinggi membutuhkan bahan bakar yang memiliki ketahanan terhadap tekanan lebih baik agar proses pembakaran berlangsung sempurna.

Jika terus-menerus menggunakan BBM dengan angka oktan lebih rendah dari kebutuhan mesin, potensi gangguan performa akan mulai muncul.

Menurut Andreas, salah satu gejala yang paling sering dirasakan pengendara adalah munculnya knocking atau ngelitik pada mesin.

“Kalau dipakai terus-menerus tentu lama-lama akan berpengaruh. Mesin dengan kompresi tinggi menggunakan RON yang lebih rendah bisa menyebabkan knocking atau istilahnya mesin ngeritik,” katanya.

Ia menjelaskan knocking terjadi ketika campuran udara dan bahan bakar terbakar lebih dulu akibat tekanan tinggi sebelum busi memercikkan api.

Kondisi tersebut membuat pembakaran tidak berlangsung sesuai waktu yang telah dirancang oleh pabrikan.

Apabila terus dibiarkan dalam waktu lama, proses pembakaran yang tidak sempurna dapat memunculkan endapan karbon atau kerak pada ruang bakar.

Kerak tersebut perlahan dapat memengaruhi performa mesin hingga menyebabkan kebocoran kompresi.

“Kalau terus dibiarkan, nanti akan banyak timbunan kerak di ruang bakar. Lama-kelamaan bisa menyebabkan kebocoran kompresi, konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros, bahkan pada kondisi tertentu mesin bisa membutuhkan perbaikan besar,” jelas Andreas.

Karena itu, Astra Motor Jawa Tengah tetap merekomendasikan pemilik New Honda Vario Evo 160 menggunakan BBM dengan RON 92 atau lebih tinggi agar performa mesin tetap optimal sekaligus menjaga usia komponen mesin.

Selain tenaga lebih maksimal, penggunaan BBM sesuai spesifikasi juga membantu menjaga proses pembakaran lebih bersih sehingga endapan karbon di ruang bakar dapat diminimalkan.

Andreas menambahkan, memilih bahan bakar yang sesuai bukan hanya soal performa, tetapi juga investasi jangka panjang agar mesin tetap awet.

“Jadi kalau ditanya apakah Pertalite aman, jawabannya aman untuk kondisi tertentu atau darurat. Tetapi untuk penggunaan harian dan jangka panjang, tetap disarankan menggunakan BBM RON 92 ke atas sesuai karakter mesin New Honda Vario Evo 160,” pungkasnya.

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *