Kebakaran TPA Putri Cempo Belum Padam, Petugas Masih Berjuang Jinakkan Titik Api
SOLO, SemarangSatu.com – Upaya pemadaman kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Mojosongo, Jebres, Solo, masih terus dilakukan hingga Minggu (6/9/2026) siang. Tim gabungan dari Polri, TNI, dan pemadam kebakaran (Damkar) Solo Raya masih berjibaku memadamkan titik api sekaligus melakukan pendinginan di kawasan TPA.
Pemadaman kebakaran TPA Putri Cempo dilakukan melalui jalur darat dan udara. Dari udara, helikopter Polri telah melakukan 56 kali water bombing selama tiga hari dengan total sekitar 28.000 liter air yang dijatuhkan ke sejumlah titik yang masih mengeluarkan api maupun asap.
Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo melalui Kasihumas Polresta Surakarta AKP Lingga Ramadhani mengatakan, water bombing dilakukan untuk membantu pemadaman dari darat, terutama pada bagian kawasan TPA yang sulit dijangkau petugas.
“Selama tiga hari water bombing yang dilakukan Polri sebanyak 56 kali. Hari pertama 26 kali, hari kedua 20 kali, dan hari ini 10 kali,” kata AKP Lingga.
Setiap kali penerbangan, helikopter membawa sekitar 500 liter air. Dengan 56 kali pengangkutan, total air yang dijatuhkan ke kawasan TPA Putri Cempo mencapai sekitar 28.000 liter.
Air untuk water bombing diambil dari Sungai Bengawan Solo. Helikopter kemudian membawa air tersebut menuju kawasan TPA dan menjatuhkannya pada titik-titik yang masih terlihat mengeluarkan api atau asap.
“Untuk kapasitas airnya sekitar 500 liter sekali angkut dan air diambil dari Sungai Bengawan Solo,” jelasnya.
Petugas Masih Berjuang Padamkan Api
Sementara itu, petugas di darat masih terus menyisir kawasan TPA Putri Cempo. Selang dan berbagai peralatan pemadam digunakan untuk menangani titik-titik yang masih mengeluarkan asap.
Penyiraman dilakukan berulang kali untuk memastikan bara api di dalam tumpukan sampah benar-benar padam. Kondisi tumpukan sampah yang tebal membuat proses pemadaman tidak bisa dilakukan hanya dengan menangani api yang terlihat di permukaan.
“Untuk kegiatan pemadaman sudah kami lakukan sejak kemarin. Sampai saat ini kami masih melakukan pemadaman dan akan terus dilakukan sampai selesai,” ujar AKP Lingga.
Petugas juga melakukan pendinginan secara terus-menerus di sejumlah lokasi yang dinilai masih berpotensi kembali terbakar. Bara yang berada di bagian dalam tumpukan sampah menjadi salah satu perhatian utama dalam proses penanganan kebakaran.
Koordinasi antara Polri, TNI, dan Damkar Solo Raya terus dilakukan untuk menentukan titik yang menjadi prioritas pemadaman. Penanganan dari darat dilakukan bersamaan dengan dukungan water bombing dari udara.
Hingga Minggu siang, proses pemadaman dan pendinginan kebakaran TPA Putri Cempo masih berlangsung. Personel gabungan tetap disiagakan di lokasi untuk memastikan seluruh titik api dapat ditangani.
Petugas akan terus melakukan pemadaman hingga kondisi kawasan TPA Putri Cempo dinyatakan aman dan tidak lagi ditemukan titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.




