Nostalgia Beat Karbu hingga Vario 160: Perjalanan Skutik Honda di Indonesia

Ribuan Pengguna Honda Vario Ramaikan Konco Var1000 Solo, Ini Harga New Vario Evo 160 (Foto: Ist)

Dari Karburator ke Injeksi: Evolusi Beat dan Vario yang Tak Pernah Usai

SEMARANG, SemarangSatu.com – Di jalanan Indonesia, dua nama skutik Honda nyaris tak pernah absen dari pandangan. Honda Beat dan Honda Vario bukan sekadar kendaraan.

Keduanya telah menjadi bagian dari lanskap sosial, menemani mobilitas harian, menjadi bahan obrolan, hingga membentuk komunitas yang solid di berbagai kota. Perjalanan keduanya, dari kemunculan pertama hingga generasi terkini, adalah kisah tentang bagaimana sebuah skutik bisa tumbuh menjadi ikon budaya pop.

Honda Vario: Pelopor Skutik Bergaya Maskulin

Honda Vario lebih dulu mengaspal di Indonesia. Astra Honda Motor (AHM) meluncurkannya pada 2006 untuk mengantisipasi pasar skutik yang saat itu dikuasai produsen otomotif lain. Vario generasi pertama hadir dengan mesin 108 cc berpendingin cairan, teknologi yang belum diadaptasi rivalnya saat itu.

Desainnya yang lebih bongsor dan garis bodi mengotak memberikan kesan maskulin. Lampu ganda di tameng depan menjadi ciri khas yang membedakannya dari skutik lain. Fitur seperti parking brake lock dan side stand switch menambah nilai praktis yang saat itu tergolong canggih. Honda Vario menjadi skutik pertama Honda di Indonesia, diluncurkan PT Astra Honda Motor pada 2006 saat motor bebek masih mendominasi pasar.

Honda Beat: Skutik Mungil yang Menjadi Sejuta Umat

Honda Beat menyusul pada 2008. Kehadirannya menyasar segmen yang lebih muda dan pemula. Dengan bodi ringkas, mesin 108 cc SOHC berkarburator, dan ban ring 14 inci, Beat langsung menarik perhatian. Honda BeAT muncul sebagai respons terhadap dominasi pasar skutik sejak tahun 2004, dan diluncurkan sebagai saudara dari Honda Vario 110.

Tenaga maksimum 8,22 PS di 8.000 rpm dan torsi 8,32 Nm pada 5.500 rpm cukup untuk kebutuhan harian. Kapasitas tangki 3,5 liter dan bagasi 11 liter menjadikannya praktis. Beat generasi pertama inilah yang kini dikenal sebagai “Beat Karbu”. Di pasar motor bekas, namanya masih dicari.

Evolusi Beat: Dari Karburator ke eSAF

Perjalanan Beat terus berlanjut. Generasi kedua hadir pada 2012 dengan sistem injeksi PGM-FI, menggantikan karburator. Teknologi ini diklaim lebih irit bahan bakar hingga 30 persen. Bagasi diperluas menjadi 11,2 liter, dan desain jok diperlebar untuk kenyamanan.

Tahun 2014, Beat eSP diluncurkan dengan teknologi ACG Starter yang membuat suara mesin lebih halus. Varian CBS ISS hadir dengan idling stop system untuk efisiensi bahan bakar. Beat Street muncul pada 2016 dengan speedometer digital, Eco Indicator, dan rangka eSAF.

Rangka Enhanced Smart Architecture Frame (eSAF) ini memiliki bobot ringan yang mendukung efisiensi bahan bakar dan memberikan handling yang lebih responsif, serta telah dioptimalkan untuk meningkatkan kualitas dan daya tahannya. Optimalisasi rangka eSAF dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada konsumen.

Pada 2020, generasi kelima Beat hadir dengan penyempurnaan lebih lanjut. Desain bodi berubah total, mesin dengan konfigurasi bore x stroke 47 x 63,1 mm memberikan tarikan responsif dan hemat bahan bakar. Hingga kini, Beat telah terjual lebih dari 23 juta unit dan menjadi sepeda motor paling laris di Indonesia.

Evolusi Vario: Dari 110 cc ke 160 cc

Vario juga tidak berhenti berinovasi. Setelah Vario Techno, AHM meluncurkan Vario 125 Techno pada 2012. Mesin diupgrade menjadi 125 cc dengan injeksi PGM-FI dan ACG Starter yang membuat starter lebih senyap. Vario 110 FI hadir pada 2014 dengan desain yang mirip generasi awal, tetapi sudah menggunakan lampu LED.

Generasi kelima hadir pada 2015 dengan Vario 125 dan Vario 150. Keduanya mengadopsi fitur dari Vario 125 lama dengan perubahan minor pada grafis dan layar panel. Tahun 2018, All New Vario 125 dan New Vario 150 diluncurkan dengan desain berbeda, full LED, keyless system, dan panel digital dengan DRL (Daytime Running Light). Ini menjadi lompatan besar dalam hal fitur dan teknologi.

Sistem Honda Smart Key System memungkinkan pengendara menghidupkan dan mematikan motor tanpa menggunakan kunci fisik. Pengendara hanya perlu membawa kunci pintar berbentuk remote control di saku atau tas. Fitur ini juga dilengkapi alarm anti-maling dan answer back system yang membantu pengendara menemukan motornya di parkiran.

Puncaknya, pada 2022, Honda Vario 160 hadir. Mesin 160 cc 4 katup eSP+ berpendingin cairan memberikan tenaga 11,3 kW dan torsi 13,8 Nm. Kapasitas tangki 5 liter dan ruang penyimpanan 16,5 liter menjadikannya skutik premium yang fungsional.

Keluarga Kedua bagi Pengguna Beat dan Vario

Yang membuat Beat dan Vario istimewa bukan hanya teknologinya, tetapi juga komunitas yang tumbuh di sekitarnya. Republik Beat Indonesia (RBI) adalah salah satu komunitas Beat terbesar.

Honda BeAT Club (HBC) Cikarang bahkan merayakan hari jadinya yang ke-15 melalui kegiatan family reunion. Generation Beat Manado Club (GBMC) di Kepulauan Sangihe telah berdiri selama empat tahun, dengan fondasi solidaritas dan kebersamaan.

Rifki Saputra, Sekretaris Beat Semarang Club (BSC), menggambarkan kuatnya persaudaraan di komunitasnya.

“Saya ikut Beat Semarang Club (BSC). Saya merasakan persaudaraan yang begitu kuat, rasa solidaritas, solidaritas di kota lain, dan rasa saling peduli. Bahkan ketika ada sesama anggota yang mengalami trouble di kota saya, dengan otomatis saya akan membantu tanpa pikir panjang,” ujarnya.

Di kubu Vario, komunitas juga tak kalah solid. Vario Night Ride di Pekanbaru dihadiri puluhan komunitas Honda, termasuk Honda Vario Club (HVC), Pengabdi Vario, dan Honda BeAT Club (HBC). Aldi Hadi, PIC Community PT CDN, menyampaikan bahwa kegiatan itu menjadi komitmen untuk terus hadir di tengah komunitas.

“Kegiatan ini merupakan komitmen kami untuk terus hadir di tengah komunitas, menjalin silaturahmi, dan merangkul komunitas motor Honda agar tetap solid dan berkembang positif,” ujar Aldi.

Aimar Amri, Ketua Umum Honda Vario Club, juga menyampaikan kesan positifnya. “Akselerasinya halus, handling-nya ringan, dan desainnya terlihat semakin sporty serta modern. Sangat cocok digunakan untuk aktivitas harian maupun riding bersama komunitas,” tuturnya.

Beat dan Vario dalam Budaya Pop

Kehadiran Beat dan Vario telah melampaui fungsi transportasi. Keduanya menjadi simbol status, ekspresi diri, dan identitas generasi. Ahmad Muhibbuddin, General Manager Corporate Communication PT AHM, mengungkapkan bahwa evolusi Beat dan Vario adalah cerminan komitmen AHM mendengar suara konsumen.

“Kalau kita lihat Honda Beat saja, itu perkembangannya sangat luar biasa. Honda Beat, Honda Vario dari yang tidak memiliki kunci otomatis sampai sekarang serba canggih dengan efisiensi bahan bakar yang terus dikembangkan,” kata Muhib.

Octavianus Dwi, Marketing Director AHM, menambahkan bahwa Honda BeAT telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia.

“Honda BeAT telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia dalam menemani berbagai aktivitas sehari-hari. Melalui pilihan warna dan desain striping terbaru ini, kami ingin memberikan lebih banyak pilihan bagi konsumen untuk mengekspresikan gaya berkendara yang menyenangkan tanpa menghilangkan nilai utama Honda BeAT sebagai skutik yang gesit, irit, aman, dan nyaman,” ujar Octavianus.

Dari jalanan kota yang padat hingga komunitas yang tersebar di berbagai daerah, Beat dan Vario terus menemani perjalanan masyarakat Indonesia. Bagi banyak orang, keduanya bukan sekadar motor. Mereka adalah teman, kenangan, dan bagian dari cerita hidup.

 

 

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *