Tol Jogja-Bawen Gusur Rp112 Miliar Aset Pemkab, Ganti Rugi Tak Berupa Uang

Tol Jogja-Bawen Gusur Rp112 Miliar Aset Pemkab, Ganti Rugi Tak Berupa Uang (Foto: Taufik)

 

Ganti Rugi Tol Jogja-Bawen: Rp112 M, Nol Rupiah Tunai

SEMARANG, SemarangSatu.com – Jangan cari uang tunai di balik ganti rugi Tol Jogja-Bawen untuk Pemkab Semarang. Nilainya Rp112 miliar. Tapi tidak satu sen pun masuk ke kas daerah. Seluruh penggantian dikonversi jadi tanah dan bangunan.

Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, memastikan hal itu saat groundbreaking RTH di Bawen, Jumat (18/9/2026). Tanah aset Pemkab yang terkena tol tahap pertama diganti Rp112 miliar. Uang itu tidak dicairkan. Melainkan dipakai membangun kantor Kelurahan Bawen, RTH, balai RW, gedung TK, dan gedung SD.

“Kami pakai untuk penggantian RTH, pembangunan kantor kelurahan, pembangunan SD dan TK, serta balai RW,” kata Ngesti.

Dana itu juga mengalir ke luar Bawen. Sebelumnya, ganti rugi dipakai memperluas TPA Blondo. Sebagian lagi untuk membeli lahan guna mengurai kemacetan di Pasar Sayur Getasan. Pemkab masih menyimpan rencana membeli tanah di Gembol, Bawen.

“Kami harapkan dengan adanya ganti rugi ini bisa kami laksanakan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujarnya.

Seluruh pembangunan dilaksanakan Badan Usaha Jalan Tol. Pemkab tinggal menerima bangunan jadi. Karena itu Ngesti meminta Lurah, RW, dan perangkat daerah mengawasi mutu.

“Sebelum diserahkan ke Pemkab, harus ada jaminan bahwa bangunan betul-betul sesuai spek yang ada,” tegasnya.

Skema Ganti Rugi: Tanah dan Bangunan, Bukan Uang

PPK Jalan Tol Jogja-Bawen, Moh Fajri Nukman, memaparkan skema penggantian. Uang ganti kerugian tidak diberikan tunai. Melainkan berbentuk tanah atau bangunan pengganti.

“Uang ganti kerugian diberikan dalam bentuk tanah atau bangunan pengganti, sehingga memang tidak diberikan dalam bentuk uang,” jelas Fajri.

Untuk tanah pengganti, sertifikasi tuntas. 35 sertifikat hak pakai terbit atas nama Pemkab Semarang. Semua siap diserahterimakan. Adapun bangunan pengganti digarap Badan Usaha Jalan Tol, PT Jasa Marga Jogja Bawen atau JJB.

Tiga Paket, Total Rp40,26 Miliar

Ada tiga paket pekerjaan dalam proyek ini.

Paket A senilai Rp23,76 miliar untuk kantor dan gedung serbaguna Kelurahan Bawen serta RTH di Kelurahan Bawen.

Paket B senilai Rp15,92 miliar untuk TK Tunas Bakti 1, SD Negeri Bawen 1, dan balai RW Bawen.

Paket C senilai Rp576,88 juta untuk pengawasan teknik Paket A dan B.

“Sehingga total pekerjaan untuk kegiatan yang kami seremonikan adalah Rp40,26 miliar,” kata Fajri.

Pekerjaan berlangsung 8 bulan. Mulai 30 Juni 2026 sampai 26 Februari 2027.

RTH Bawen: Sepak Bola, Kuliner, Tempat Main Anak

RTH yang berdiri di Bawen nanti menjadi pusat aktivitas warga. Bisa dipakai sepak bola, jalan sehat, kuliner, hingga tempat bermain anak.

Ngesti berharap proyek rampung sesuai kontrak 26 Februari 2027. Jika tercapai, RTH langsung dipakai upacara Hari Jadi Kabupaten Semarang tahun depan.

“Kalau selesai sesuai kontrak akan kami gunakan untuk upacara peringatan Hari Jadi Kabupaten Semarang,” bebernya.

Komitmen Penyedia dan Pengawasan Mutu

Direktur Teknis dan Operasi PT Jasa Marga Jogja Bawen, Radyo Wijoyo Danu Broto, menegaskan komitmennya.

“Kami berkomitmen penuh untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai desain yang disetujui dengan tepat mutu, tepat waktu, tepat biaya,” ujarnya.

Paket A dikerjakan PT Kinar Raya Mandiri. Paket B oleh PT Amber Hasya. Konsultan pengawas oleh PT Marsyal Rahardja. Perencana oleh CV Citra Matra Artitama.

 

 

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *