TUK SMK BTB Juwana Diresmikan, Astra Motor Jateng Perkuat Pendidikan Vokasi di Pati

TUK SMK BTB Juwana Diresmikan, Astra Motor Jateng Perkuat Pendidikan Vokasi di Pati (Foto: ist)

Astra Motor Resmikan TUK SMK BTB Juwana, Siswa TSM Dipersiapkan Siap Kerja

PATI, SemarangSatu.com – Astra Motor Jawa Tengah meresmikan Tempat Uji Kompetensi (TUK) SMK Bhina Tunas Bhakti (BTB) Juwana, Kabupaten Pati, sebagai langkah memperkuat pendidikan vokasi dan meningkatkan kompetensi siswa Teknik Sepeda Motor (TSM).

Peresmian TUK SMK BTB Juwana tersebut berlangsung pada Rabu (12/6/2026) dengan melibatkan Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra. Fasilitas ini menjadi TUK ke-9 yang dikembangkan Astra Motor Jawa Tengah di wilayah Jawa Tengah.

Kehadiran TUK tersebut menjadi bagian dari komitmen Astra Motor Jateng dalam mendukung sekolah binaan agar mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri otomotif, khususnya sepeda motor Honda.

TUK SMK BTB Juwana dilengkapi berbagai peralatan berstandar industri. Fasilitas tersebut digunakan untuk mendukung pelaksanaan uji kompetensi siswa TSM dengan mengacu pada standar teknis dan layanan sepeda motor Honda.

Vocational Manager Astra Motor Jateng, Achmad Wahyudi Irmono, mengatakan kerja sama dengan SMK BTB Juwana telah berlangsung sejak 2013. Selama lebih dari satu dekade, kualitas fasilitas dan pembinaan di sekolah tersebut terus mengalami peningkatan.

“Jadi kita dan kementerian bekerja sama untuk membentuk kurikulum di TSM. Kami juga memberikan pelatihan dan sertifikasi bagi guru agar standar mengajar sesuai industri,” kata Achmad Wahyudi Irmono yang akrab disapa Pak Awi.

Menurutnya, pembinaan tidak hanya menyasar tenaga pendidik. Para siswa juga mendapatkan kesempatan mengembangkan kemampuan melalui berbagai program dan kompetisi keterampilan teknik sepeda motor.

“Sedangkan untuk siswa, AHM menggelar kontes technical skill tingkat regional hingga nasional setiap tahun. Siswa berprestasi nantinya berkesempatan mendapat beasiswa penuh di Politeknik Astra, dengan kuota dua orang setiap tahun,” ujarnya.

Ia menjelaskan, status akreditasi fasilitas SMK BTB Juwana juga mengalami peningkatan sejak kerja sama dimulai. Dari sebelumnya grade B, kemudian meningkat menjadi A hingga kini mencapai A+.

TUK SMK BTB Juwana Dorong Siswa Lebih Siap Kerja

Keberadaan Tempat Uji Kompetensi SMK BTB Juwana diharapkan membuat proses pembelajaran siswa semakin dekat dengan kondisi nyata di dunia industri.

Melalui fasilitas tersebut, peserta didik dapat memperoleh pengalaman dan pengetahuan yang lebih relevan dengan perkembangan teknologi sepeda motor. Siswa juga diperkenalkan dengan standar pelayanan yang dibutuhkan konsumen di industri otomotif.

Dengan demikian, kompetensi yang dimiliki lulusan SMK tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga didukung keterampilan praktik yang sesuai kebutuhan dunia kerja.

Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengapresiasi kerja sama Astra Honda dengan SMK BTB Juwana tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan kualitas lulusan SMK di Kabupaten Pati.

“Kerja sama ini sangat kami apresiasi karena Astra Honda menginformasikan bahwa dengan adanya fasilitas TUK ini, anak-anak lulusan sini nantinya sudah siap kerja di dunia industri, khususnya di Astra Honda dan jaringannya,” kata Chandra.

Ia berharap keberadaan TUK SMK BTB Juwana dapat menjadi contoh bagi sekolah kejuruan lainnya di Kabupaten Pati.

“Harapannya TUK SMK BTB ini bisa menjadi contoh dan menular ke SMK-SMK lainnya juga di daerah Pati,” ujarnya.

Astra Dorong TUK Berkembang Jadi Teaching Factory

Vocational Manager Astra Honda Motor, Gunardi, menilai peresmian TUK di SMK BTB Juwana menjadi bagian penting dalam memperkuat pendidikan vokasi di Jawa Tengah.

Ia berharap fasilitas tersebut tidak berhenti pada pelaksanaan uji kompetensi. Ke depan, TUK SMK BTB Juwana didorong berkembang menjadi AHASS Teaching Factory (TEFA).

Konsep tersebut diharapkan memberikan kesempatan kepada siswa TSM untuk mendapatkan pengalaman praktik yang lebih nyata, termasuk berhadapan langsung dengan proses pelayanan konsumen.

Dengan pengalaman tersebut, siswa diharapkan semakin memahami standar kerja di industri otomotif sekaligus memiliki kesiapan yang lebih baik ketika memasuki dunia kerja.

Kolaborasi antara Astra Motor Jawa Tengah, Astra Honda Motor, sekolah, dan yayasan menjadi bagian dari pembinaan berkelanjutan untuk menciptakan lulusan SMK yang kompeten.

Dukungan terhadap fasilitas pendidikan, penguatan kurikulum, peningkatan kompetensi guru, hingga pengalaman praktik industri diharapkan mampu memperkecil kesenjangan antara kompetensi lulusan SMK dan kebutuhan dunia kerja.

 

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *