750 Warga Desa Giling Meriahkan HUT ke-81 RI, Mobil Siaga Baru Ikut Kawal Jalan Sehat
SEMARANG, SemarangSatu.com — Suasana meriah mewarnai Desa Giling, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, Minggu (23/8/2026). Sekitar 750 warga turun bersama mengikuti jalan sehat untuk memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia.
Jalan sehat menempuh jarak sekitar 3 kilometer dengan rute menyusuri jalan kampung dan kawasan persawahan. Warga dari berbagai usia tampak antusias berjalan bersama, menikmati suasana desa sekaligus bersilaturahmi dengan tetangga.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu cara warga Desa Giling merayakan kemerdekaan dengan suasana yang sederhana tetapi penuh kebersamaan. Jalan sehat juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk berolahraga bersama sekaligus memperkuat semangat gotong royong.

Anas Fitriyadi mengatakan tingginya partisipasi warga menunjukkan bahwa kegiatan perayaan kemerdekaan masih menjadi momentum yang dinantikan masyarakat.
“Yang ikut sekitar 750 warga. Kami ingin peringatan HUT ke-81 RI ini tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan bagi warga untuk berkumpul dan menjaga kebersamaan,” ujar Anas.
Ada pemandangan berbeda dalam jalan sehat kali ini. Sebuah mobil siaga desa yang baru dimiliki sekitar lima hari ikut berada di tengah rombongan untuk mengawal perjalanan warga.
Mobil tersebut menyusuri rute yang sama dengan peserta, termasuk ketika rombongan melewati jalan kampung dan kawasan persawahan. Kehadiran mobil siaga sekaligus menjadi bentuk kesiapsiagaan jika sewaktu-waktu ada peserta yang membutuhkan bantuan.
Bagi Desa Giling, mobil siaga itu memiliki arti lebih dari sekadar kendaraan. Mobil tersebut merupakan hasil sumbangan warga yang dikumpulkan untuk menghadirkan fasilitas yang nantinya dapat digunakan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Kepala Desa Giling mengatakan keberadaan mobil siaga menjadi salah satu kebanggaan masyarakat. Menurutnya, fasilitas tersebut lahir dari semangat gotong royong warga yang ingin memiliki kendaraan untuk membantu sesama.
“Mobil siaga ini baru sekitar lima hari ada di desa. Ini hasil sumbangan warga dan memang diperuntukkan bagi kepentingan warga. Jadi dari warga, untuk warga,” kata Kepala Desa Giling.
Mobil siaga tersebut nantinya dapat digunakan untuk membantu warga yang sakit, termasuk mengantar masyarakat yang membutuhkan penanganan ke rumah sakit. Kehadirannya diharapkan dapat membantu warga yang kesulitan mendapatkan kendaraan ketika membutuhkan pelayanan kesehatan.
“Harapan kami, ketika ada warga yang sakit dan harus dibawa ke rumah sakit, mobil ini bisa membantu. Jangan sampai ada warga yang kesulitan mendapatkan kendaraan ketika sedang membutuhkan pertolongan,” ujarnya.
Selain jalan sehat, panitia juga menyiapkan sejumlah doorprize. Dua doorprize utama diberikan oleh anggota DPRD Kabupaten Semarang dan menjadi salah satu daya tarik bagi peserta untuk mengikuti kegiatan hingga selesai.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan pembagian sayuran kepada warga. Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.




