Pak Tentara Ngobrol Apa dengan Emak-Emak? Begini Cara Satgas TMMD Kenalkan Program Pembangunan di Watuduwur
PURWOREJO, SemarangSatu.com– Pemandangan menarik terlihat sebelum kegiatan nonfisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0708 Purworejo dimulai di Gedung Serba Guna Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kamis (23/7/2026). Sejumlah ibu rumah tangga tampak mengelilingi seorang anggota Satgas TMMD. Obrolan berlangsung santai, namun menyimpan tujuan yang lebih besar dari sekadar berbasa-basi.
Bagi Satgas TMMD, komunikasi sosial (Komsos) merupakan bagian penting dalam setiap pelaksanaan program. Melalui pendekatan yang santai dan penuh kekeluargaan, prajurit TNI membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus mengenalkan berbagai program TMMD yang sedang dikerjakan di Desa Watuduwur.
Program TMMD Reguler ke-129 di desa tersebut tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik berupa jalan rabat beton yang menghubungkan akses warga, tetapi juga rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan sumur bor, talud, hingga berbagai kegiatan penyuluhan sebagai bagian dari sasaran nonfisik.
Karena itu, komunikasi dengan warga menjadi salah satu langkah untuk menumbuhkan partisipasi masyarakat agar seluruh program dapat berjalan sesuai harapan. Dukungan warga dinilai menjadi salah satu kunci keberhasilan TMMD.
Sertu Supriyanto mengatakan, komunikasi sosial bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi sarana mendekatkan TNI dengan masyarakat di lokasi pelaksanaan TMMD.
“Kegiatan Komsos ini menjadi wujud nyata kedekatan TNI dengan rakyat. Kami ingin masyarakat merasa nyaman dan semakin dekat dengan anggota Satgas TMMD. Dengan komunikasi yang baik, diharapkan terjalin kebersamaan dan semangat gotong royong dalam membangun desa,” ujar Sertu Supriyanto.
Menurutnya, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik. Hubungan baik yang terjalin antara Satgas TMMD dan masyarakat juga menjadi bagian penting agar setiap program benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga.
Melalui komunikasi yang terbangun sejak awal kegiatan, masyarakat diharapkan semakin memahami tujuan pelaksanaan TMMD, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga kegiatan nonfisik yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa.
Suasana akrab antara Satgas TMMD dan warga Desa Watuduwur menjadi gambaran bahwa pembangunan desa tidak hanya dilakukan dengan alat berat dan adukan semen. Dari obrolan sederhana bersama emak-emak, tumbuh rasa saling percaya yang menjadi fondasi kuat kemanunggalan TNI dan rakyat.




