Pertamax Makin Mahal, Begini Cara Menghemat BBM Motor Matik dan Manual

Pertamax Makin Mahal, Begini Cara Menghemat BBM Motor Matik dan Manual (Foto: Ist)

 

Cara Menghemat BBM Motor Matik dan Manual, Astra Motor Jateng Bagikan 4 Teknik Eco Riding

SEMARANG, SemarangSatu.com – Harga bahan bakar minyak (BBM) yang masih berfluktuasi membuat banyak pengendara mulai mencari cara agar konsumsi bensin sepeda motor lebih hemat. Namun, efisiensi bahan bakar ternyata tidak hanya ditentukan teknologi mesin, melainkan juga dipengaruhi oleh kebiasaan pengendara saat berada di jalan.

Senior Instruktur Safety Riding Astra Motor Jateng, Oke Desiyanto, mengatakan teknik berkendara yang aman atau safety riding sejalan dengan konsep eco riding. Semakin halus dan terencana cara mengendarai motor, semakin ringan pula kerja mesin sehingga konsumsi bahan bakar menjadi lebih efisien.

“Ketika kita berkendara dengan tenang dan teratur, mesin bekerja pada efisiensi optimalnya sehingga konsumsi bahan bakar dapat ditekan,” ujarnya.

Menurut Oke, langkah pertama yang perlu diperhatikan adalah mengendalikan akselerasi. Pengendara motor matik disarankan tidak menghentakkan tuas gas saat mulai berjalan maupun ketika menyalip kendaraan lain.

Tarikan gas yang dilakukan secara bertahap membuat sistem CVT bekerja lebih efisien sehingga tenaga mesin tersalurkan secara optimal tanpa membuang bahan bakar.

Sementara bagi pengguna motor manual, perpindahan gigi sebaiknya dilakukan pada putaran mesin rendah hingga menengah, sekitar 4.000-5.000 rpm. Kebiasaan mempertahankan gigi rendah terlalu lama atau menggunakan gigi tinggi saat kecepatan rendah justru membuat mesin bekerja lebih berat dan boros BBM.

Selain akselerasi, Oke menilai kemampuan membaca kondisi lalu lintas juga berpengaruh terhadap efisiensi konsumsi bensin. Pengendara dianjurkan menjaga jarak aman agar memiliki waktu mengantisipasi perlambatan kendaraan di depan.

Dengan begitu, pengendara dapat mengurangi kecepatan cukup dengan melepas gas tanpa harus terus-menerus mengerem dan kembali berakselerasi. Teknik ini memanfaatkan momentum kendaraan sehingga mesin tidak bekerja secara berlebihan.

Kesalahan lain yang masih sering dilakukan pengguna motor matik adalah menahan rem belakang sambil tetap membuka sedikit gas saat kondisi macet.

Menurut Oke, kebiasaan tersebut membuat mesin harus bekerja melawan rem sehingga suhu CVT meningkat, kampas kopling cepat aus, dan konsumsi bahan bakar menjadi jauh lebih boros.

“Jika harus berhenti, tutuplah gas sepenuhnya dan gunakan rem. Jika ingin berjalan, lepaskan rem terlebih dahulu baru putar gas secara halus,” jelasnya.

Faktor teknis kendaraan juga tidak kalah penting. Tekanan angin ban yang kurang membuat hambatan gulir meningkat sehingga mesin membutuhkan tenaga lebih besar untuk menggerakkan motor.

Karena itu, tekanan angin ban sebaiknya diperiksa secara rutin sesuai rekomendasi pabrikan. Selain itu, pengendara juga disarankan tidak membawa muatan berlebihan karena setiap tambahan beban akan meningkatkan konsumsi bahan bakar.

Oke menambahkan, menerapkan eco riding bukan hanya memberikan manfaat dari sisi penghematan BBM, tetapi juga membantu menjaga usia pakai komponen kendaraan seperti mesin, CVT, rem, dan ban agar lebih awet.

“Dengan meredam ego di jalan, tidak berkendara agresif, serta menggantinya dengan cara berkendara yang halus dan terencana, kita bukan hanya menghemat bahan bakar. Lebih dari itu, kita juga mengurangi risiko kecelakaan, menjaga komponen motor lebih awet, dan memastikan perjalanan selamat sampai tujuan,” tutup Oke.

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *